Kamis, 9 July 2020

Video Conference dengan Seluruh Camat se Kabupaten Sergai

Validasi DTKS Sergai 51.084 Kepala Keluarga


#jack, sergai

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) Berjumlah 51.084 Kepala Keluarga (KK). Jumlah tersebut meliputi Peserta Keluarga Harapan (PKH) 17.086 KK, Bantuan Sosial Tunai (BST) 26.361 KK dan Sembako Kemensos 28.258 KK, sedangkan jumlah Bantuan Lunas Tunai (BLT) Dana Desa (DD) data sementara sebanyak 27.984 KK.

Dimikian disampaikan Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Sekdakab HM Faisal Hasrimy, Kadis Sosial H Ifdal, Asisten I Hj Nina Deliana, Kadis PMD H Ikhsan dan para Kepala OPD saat rapat melalui video conference (Vidcon) dengan seluruh Camat se Sergai, Jumat (8/5) dari Posko Percepatan Penanganan COVID-19 di rumah dinas Bupati di Jl. Negara Desa Firdaus Kec. Sei Rampah.

Rapat melalui Vidcon membahas terkait sinkronisasi validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan non DTKS terkait penerima diantaranya Bantuan Lunas Tunai (BLT) Dana Desa (DD), Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos, karena masih ada penerima PKH terdaftar dalam BST maupun sembako Kemensos sehingga jumlah totalnya membengkak, untuk itu diperlukan sinkronisasi validasi data agar tidak tumpang tindih.

Ditambahkan Soekirman, bagi penerima BST dari Kemensos sebanyak 26.361 orang dan yang sudah terealisasi sebanyak 20.449 orang yang disalurkan melalui Kantor Pos dan Bank yang ditunjuk, sisanya 5.912 orang akan direalisasikan pada tahap berikutnya.

Bupati juga menegaskan untuk warga calon penerima BLT DD harus benar-benar dan jeli melakukan pendataan, Camat juga harus memastikan pihak Desa maupun Kelurahan juga harus melibatkan tokoh masyarakat untuk menentukan nama-nama calon penerima agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.

Tidak Tumpang Tindih

Soekirman jugabahwa rapat singkronisasi DTKS dan non DTKS dengan tujuan agar tidak ada penerima manfaat yang tumpang tindih, serta tidak ada warga terdampak COVID-19 dan warga miskin baru yang tidak menerima bantuan, terkait dengan hal tersebut para Camat dan Kepala Desa memiliki data by name by addres setiap calon penerima manfaat (bantuan).

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan kepada Camat untuk PKH agar turut serta melakukan pemantauan terkait PKH yang ekonominya telah membaik agar direkomondasikan digantikan dengan warga miskin baru, karena banyak laporan ke Kabupaten, PKH yang ekonominya telah mapan masih menerima bantuan.

“Karena selama ini terkait PKH prosesnya hanya melalui pendamping PKH dan Kordinator PKH yang dihunjuk Kemensos, ke depan pihak Muspika maupun pihak Desa/Kelurahan agar berperan serta dalam pengawasan, menginggat warga yang telah mampu jika masih tetap menerima bantuan seperti PKH akan beraspek pada hukum,” sebut H Soekirman.

Sekdakab Sergai HM Faisal Hasrimy juga menegaskan agar singkronisasi validasi DTKS maupun non DTKS untuk segera menyelesaikan dan secepatnya pengiriman data melalui operator Desa dengan tetap berkoordinasi dengan pihak Desa mapun Kelurahan baik ke Kabupaten maupun ke Pemerintah Pusat sesuai data klasifikasi bantuan.

“Pada prinsipnya jangan sampai ada warga miskin maupun warga terdampak COVID-19 di Kab.Sergai yang tidak menerima bantuan pada saat pandemi COVID-19 ini, begitu juga jangan ada penerima.bantuan yang tumpang tindih”, jelas HM Faisal Hasrimy seraya menambahkan dalam waktu dekat warga terdampak COVID-19 Sergai juga akan menerima paket sembako dari Provinsi Sumut, mengakhiri. ***