Kamis, 9 July 2020

Sesuai PD/PRT PWI, Konferensi Digelar Lima Tahun Sekali


# jack, medan

Konfrensi PWI Provinsi sesungguhnya sudah diatur dalam Peraturan Dasar /Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI pada BAB VI Pasal 23, yang menyebutkan konfrensi provinsi dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Hal ini sudah diamanahkan dalam PRT Bab VII Pasal 34, yang menegaskan konfrensi provinsi memilih ketua provinsi, formatur dan ketua dewan kehormatan serta menetapkan program kerja dan keputusan-keputusan lain. Penjelasan itu dikemukakan Koordinator Forum PWI Muda Sumut, Syafii Sitorus kepada sejumlah wartawan di Medan, Kamis (10/9/2015) di Hotel Polonia Medan. Hadir dalam kesempatan itu, sejumlah anggota Forum PWI Muda, diantaranya Amru Lubis, Fakhruddin Pohan, Amrizal dan kader PWI Muda lainnya. "Pelaksanaan Konferensi Provinsi PWI adalah tanggungjawab pengurus PWI Sumut saat ini, yang tujuannya untuk menilai kinerja kepengurusan PWI saat ini serta memilih ketua, formatur dan dewan kehormatan. "Kami mendapatkan informasi bahwa kepengurusan PWI Sumut ini sudah berakhir pada Mei 2015 lalu. Artinya, priodesasi PWI Sumut saat ini sudah berakhir dan sudah selayaknya dilakukan Konferensi Provinsi PWI Sumut, ini sebagai amanah dari PD/PRT PWI yang menjadi landasan organisasi ini," tegas Syafii Sitorus. Ditegaskan Syafii, kalaupun itu ada perpanjangan masa priodesasi kepengurusan, sesungguhnya ini merupakan bukti ketidakmampuan kepengurusan saat ini untuk melaksanakan Konferensi provinsi yang semestinya sudah diprogramkan setahun sebelum berakhirnya priodesasi. "Memang banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus PWI Sumut saat ini, akan tetapi hendaknya jangan melupakan pelaksanaan konferensi sebagai wadah untuk melanjutkan reorganisasi kepengurusan di PWI Sumut," ungkapnya mengingatkan.
Sementara itu, Amrizal menyebutkan, dengan tidak dilaksanakannya konferensi tepat waktu akan menimbulkan segudang pertanyaan di kalangan anggota PWI Sumut, sebab pada priodesasi sebelum pelaksanaan konferensi selalu dilaksanakan tepat waktu. "Konferensi ini merupakan wadah untuk pertarungan bagi anggota PWI Sumut yang terbaik dan layak untuk dijadikan pemimpin bagi PWI Sumut ke depannya. Jika ada yang ingin mencalonkan diri kembali, maka konferensi lah tempatnya sehingga pelaksanaan konferensi harus segera dilaksanakan dan jangan ditunda-tunda lagi," tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Amru Lubis yang mengungkapkan sampai saat ini anggota PWI Sumut tidak mengetahui apakah ada perpanjangan kepengurusan PWI Sumut saat ini atau tidak dari PWI Pusat sebab selama ini pengurus PWI Sumut kurang transparan sehingga anggota bertanya-tanya. "Kita tidak tahu apakah memang ada surat perpanjangan itu atau tidak kita hanya dengar dari mulut ke mulut saja," kata Amru, yang juga ditimpali Fakhruddin bahwa konferensi ini juga akan menilai pertanggungjawaban kinerja kepengurusan PWI Sumut priode 2010-2015 termasuk persoalan kinerja terlebih lagi soal anggaran yang diperoleh dari Pemprovsu ataupun pihak lain diantaranya iuran dari sesama anggota PWI Sumut termasuk Satkom PWI Sumut. ***