Jumat, 19 April 2019

Kasus Dana Hibah KNPI Binjai Dipermasalahkan


# lia, binjai

Bantuan dana hibah KNPI Binjai tahun 2016, 2017 dan tahun 2018 sebanyak Rp 550 Juta kepada ketua KNPI Binjai Arif Rahman Nasution untuk 61 OKP, yang berkasnya sudah dilimpahkan pada awal Januari 2019 lalu ke

Dirkrimsus Poldasu.Namun belum ada titik terang meskipun sudah hampir sebulan kasus tersebut ditangani Poldasu.Masyarakat Kota Binjai mempertanyakan sejauh mana kemajuan penanganan kasusnya.

Demikian diutarakan Direktur LSM For People Samsudin Damanik di Binjai, Rabu (6/2/2019).

Dikatakan Samsudin, kita tidak tahu pasti, apakah pihak Poldasu meredam atau menunggu waktu yang tepat untuk memprosesnya, sehingga belum ada satu pun yang menjadi tersangka. "Kami meminta Poldasu untuk transparan menangani kasus ini agar publik dan masyarakat kota Binjai tahu apakah kasus ini diselewengkan atau tidak," ujarnya.

Kasus ini, lanjut Samsudin, sudah menjadi perbincangan publik, karena ketua KNPI Binjai ada dua versi yakni Arief Rahman Nasution dan Rudi Iskandar Baros.Menurutnya, kasus dana hibah KNPI mendapat perhatian dan menjadi pembicaraan hangat warga Binjai, karena yang diduga terlibat mengaitkan nama keponakan Walikota Binjai. 

" Ada dua versi ketua KNPI di Binjai, namun penyaluran dananya disebut-sebut hanya

diberikan kepada Arief Rahman saja,"ungkap Samsudin Damanik.

Disamping itu, sambung Samsudin, masyarakat yakin polisi diera pemerintahan Presiden Jokowi bekerja sangat profesional dan tidak pilih kasih dalam penegakan hukum. Untuk itu kita berharap kasus ini dilanjutkan, ujarnya.

Beberapa waktu lalu Kapolres Binjai, Donald Simanjuntak juga pernah mengatakan pada intinya Polres Binjai tetap melakukan penanganan pada kasus ini sesuai prosedur dan proposional. Nanti akan kita laporkan perkembangan hasil selanjutnya."Ini serius bahkan kasus ini sudah dilakukan gelar perkara oleh Poldasu," ujarnya.

Menurut Donald, penyidik dalam kasus ini banyak yang terlibat.Makanya Polres Binjai harus hati hati dalam mengusutnya. Diduga

dana hibah ini dikucurkan tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga menimbulkan permasalahan keranah hukum."Hampir enam bulan kasus ini diproses Polres Binjai dan akhirnya dilimpahkan ke Poldasu, terang Kapolres.

Dikatakan, dalam pemeriksaan polisi, kasus dana hibah ini menyeret nama Ketua KNPI Binjai Arief Rahman Nasution yang merupakan PNS Kabupaten Langkat. Arief ini adalah keponakan Walikota Binjai HM. Idaham, urai Donald.

Sumber yang diperoleh waetawan medanbung di Polres Binjai, kalau pihak kepolisian sangat serius mengungkap kasus dana hibah yang berasal dari uang negara, dan polisi akan melakukan pemeriksaan semua pihak yang terkait dalam kasus ini.Bahkan Unit Tipikor Polres Binjai terus mendalami dugaan penyelewengan dana hibah yang dibagi-bagikan KNPI Binjai versi ketua Arief Rahman ke 61 Organisasi Kemasyarakatan dan Pemudaan (OKP). ***

Foto : ketua KNPI Binjai Arif Rahman Nst Saat Diperiksa di Unit Tipikor Polres Binjai.(*)