Senin, 9 December 2019

Enam Ton Kerang Tangkapan Satpol Air Poldasu

Warga Sekitar Sangat Terganggu Bau Busuk


# hendrik-rompas, belawan

Sedikitnya 6 ton lebih kerang yang ditimbun di dermaga Satpol Air Polda Sumatera Utara membusuk dan aromanya mengganggu warga sekitarnya. Karung-karung kerang yang tersusunrapi itu mulai tersusun di pinggir dermaga dengan tersusun rapi.

Menurut keterangan, Rajiun (45) dan anaknya Sahputra (28) warga Jalan Taman Makam Pahlawan Lorong  Pancur Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan yang rumahnya pas didepan Mako Polari Polda Sumatera Utara di Belawan.

Mereka mencium bau tak sedap dan setelah diteliti dengan cermat, baik tak sedap itu asalnya dari Mako Polair. Sewaktu kami mendekat ke Mako ternyata bau tak sedap tersebut asalnya dari dalam goni yang berisi kerang.

Kerang sebanyak 6 ton yang telah membusuk tersebut asalnya dari kapal Tank Kerang yang ditangkap petugas Pelari Polda Sumatera Utara pada tanggal 14 September 2016 yang lalu .

Kapal Tank Kerang tangkapan tersebut jumlahnya sebanyak 28 unit sementara kerang hasil tangkapan para nelayan tersebut oleh para nelayan langsung dimasukkan kedalam goni tujuannya setelah mereka sampai di pangkalan langsung menjualnya kepada pengelpunya .

Menurut salah seorang ABK Kapal Tank Kerang, Masri Sinaga asal Teluk Nibung Tanjung Balai Asahan , coba abang bayangkan kerang kerang tersebut membusuk akibat terlalu lama didalam goni sehingga kerang tersebut mati karena tak udara yang masuk .

Namun bila kerang tersebut masih berada didalam palka kapal maka tidak membusuk karena didalam palka kapal kerang tersebut kami serahkan dan sering kami siram dengan air laut .

Kasat Maklum Polair Polda Sumatera Utara AKBP Den Martin Nasution saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kerang tersebut telah membusuk seluruhnya dan mereka berusaha akan membuang keluar. ***


Foto Kerang Sebanyak 6 Ton Lebih yang Membusuk