Senin, 13 July 2020

Dengarkan Aspirasi Seniman

Musa Rajekshah Dukung Pengembangan Kesenian di Sumut


#jack, medan

Pengembangan bidang kesenian menjadi salah satu perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Aspirasi, saran dan masukan dari para seniman di daerah ini pun sangat dibutuhkan.

Untuk itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah mengadakan silaturahmi dengan para seniman, mulai dari penyair, pemusik, pegiat literasi, tokoh teater hingga pemilik sanggar tari, di Rumah Dinas Wagub Sumut, Jalan Tengku Daud Medan, Kamis (12/12/2019) malam.

Hadir di antaranya Irwansyah Harahap (etnomusikolog dari USU, sekaligus Direktur Grup Vokal Suara Sama), Rithaony Hutajulu (salah satu penggagas Toba Caldera World Music Festival),  Sarifuddin Lubis (Guru Kesenian di SMAN 1 Binjai), Suyadi San (dari Balai Bahasa Sumut, yang juga penyair), serta para seniman lainya.

Wagub pun mendengar satu demi satu yang menjadi kendala para seniman untuk berkarya. "Terima kasih sudah memberikan saya banyak masukan, saya sudah mendengar apa yang menjadi masalah dan kendala para seniman yang ada di Sumut selama ini, kita akan coba bantu, dengan anggaran yang kita miliki dan dengan fasilitas pembangunan yang akan kita lakukan ke depan, bisa menyahuti dan memberikan jalan keluar bagi pelaku seni yang ada di Sumut," ujar Musa Rajekshah.

Disampaikannya, sejak dahulu sudah ada keinginannya untuk memperbaiki berbagai fasilitas yang dimiliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.  Karena itu, jika memungkinkan akan ada hall di sport centre yang akan dibangun Pemprov Sumut, yang dapat dimanfaatkan para seniman untuk berkarya.

"Kita punya semangat untuk mengubah ini, tapi ternyata di dalam pemerintahan ini pun banyak SDM yang harus dibenahi terlebih dahulu, tapi kalau untuk fasilitas kami akan coba upayakan, jika memungkinkan pada pembangunan Sport Centre nanti, akan kami upayakan membangun hall yang nantinya bisa kalian gunakan untuk pertunjukan seni," terang Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.

Ijeck juga mengapresiasi para seniman yang telah hadir dan memberikan banyak masukan untuk pengembangn bidang seni di daerah ini. Serta berharap ada event tahunan tentang seni yang digelar di Sumut.

"Selain ingin mendengar, saya juga ingin membangun Sumut ini menjadi lebih baik lagi dengan bantuan kawan-kawan yang bergelut di dunia seni. Kalau bisa, kita usahakan bikin satu event yang berbasis seni, menjadi event tahunan, semisal musikalisasi puisi atau pun teater," harap Ijeck.

Pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan itu juga dihadiri perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, Dinas Pariwisata dan Budaya Sunut, serta perwakilan BUMD PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU).***