Sabtu, 15 December 2018

BLITS dan Kasuari bakal Mampir ke Sumut


#fey, medan
Dua mobil listrik BLITS dan Kasuari hasil kerjasama PT PLN (Persero) dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Universitas Budi Luhur bakal mampir ke Sumatera Utara di akhir Nopember 2018.

Menurut Manager Komunikasi PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara, Rudi Artono, BLITS dan Kasuari tiba di PLN UID Jakarta Raya sejak Jumat pagi (9/11/2018) untuk melakukan pengisian baterai menggunakan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) agar dapat kembali melakukan perjalanan keliling nusantara dengan total jarak sejauh 15.000 km. “Kamis pagi tanggal 15 November 2018 akan berangkat lagi dari Jakarta dan kurang lebih 14 hari lagi sampai di wilayah Sumatera Utara," papar Rudi di Medan, Rabu (14/11/2018).

Pihaknya berharap warga Sumut melihat mobil listrik tersebut di kota-kota yang menjadi lokasi pemberhentian sementara untuk melakukan charging. Ia mengklaim, BLITS dan Kasuari dipersiapkan untuk mengikuti Reli Dakar dalam kurun waktu 7-8 bulan.

BLITS, kata Rudi, merupakan mobil listrik yang secara khusus didesain untuk balap berkapasitas dua orang dengan daya tempuh mencapai 300 kilometer dalam sekali pengisian daya baterai 100 kWh serta menggunakan motor berkapasitas energi 50 kiloWatt. Untuk pengisian daya membutuhkan waktu 8-10 jam. Sementara Kasuari merupakan mobil hybrid dengan komposisi 50% tenaga listrik dan 50% tenaga diesel berbahan bakar Crude Palm Oil (CPO).

“Kasuari mampu menempuh jarak 100-150 km dalam sekali pengisian, dengan daya baterai 60kWh. Pengisian daya membutuhkan waktu 6 jam,” tukasnya.

Rudi mengemukakan, BLITS dan Kasuari melakukan pengisian baterai dengan menggunakan fasilitas SPLU yang disediakan di lahan parkir khusus kendaraan listrik. Hal itu membuktikan, SPLU telah siap sebagai infrastruktur pengisian energi listrik untuk mendukung perkembangan kendaraan listrik. “Dengan jumlah tidak kurang dari 3.000 unit SPLU yang sudah diinstalasi pihak PLN di seluruh Indonesia, BLITS dan Kasuari pun dapat mengunjungi seluruh kota di Indonesia tanpa kendala mencari lokasi charging, tak terkecuali di Sumatera Utara,” papar Rudi.

Khusus di wilayah Sumatera Utara, lanjutnya, saat ini sebanyak 14 unit SPLU sudah dapat dijumpai di beberapa kota seperti Medan, Binjai, Lubukpakam dan Gunungsitoli. “PLN siap mendukung kebutuhan masyarakat untuk menggunakan listrik di ruang publik dan unit SPLU akan terus kita tambah,” tegasnya lantas menambahkan, unit SPLU telah resmi diluncurkan sejak Agustus 2016 dan selama ini digunakan untuk mendukung perekonomian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Lebih lanjut dikatakannya, SPLU mengadopsi sistem prabayar. Untuk dapat menggunakan SPLU Beji Lintar tersebut, masyarakat perlu mengisi pulsa (stroom) kWh meter dengan membeli token listrik melalui Payment Point Online Bank (PPOB), ATM, minimarket, dan lain-lain dengan menyebutkan ID Pelanggan atau Nomor kWh Meter yang tercantum di SPLU yang akan digunakan. “Keberadaan SPLU saat ini juga dapat dengan mudah dicari melalui aplikasi Google Maps dengan kata kunci ‘SPLU PLN’, tandasnya.***

Teks Foto: Dua mobil listrik BLITS dan Kasuari tiba di PLN UID Jakarta Raya sejak Jumat pagi (9/11/2018) untuk melakukan pengisian baterai menggunakan SPLU agar dapat kembali melakukan perjalanan keliling nusantara dengan total jarak sejauh 15.000 km. Foto Ist