Kamis, 9 July 2020

Akibat Gelombang Laut Tinggi

Ratusan Kapal Ikan Tak Melaut


# hendrik-rompas, belawan

Ratusan kapal ikan yang berpangkalan PPSB Gabion Belawan tidak melaut karena gelombang tinggi disertai angin kencang. Situasi ini memicu meningkatnya harga ikan di Sumatera Utara.

Ratusan kapal nelayan yang tidak melaut tersebut bukan hanya dipangkalan PPSB Gabion saja tapi diseluruh pangkalan yang ada di Belawan seperti dikawasan Kampung Kurnia tepatnya dikawsan Sei Deli Kelurahan Belawan Bahari dan dikawasan Gudang Arang maupun dikawsan Belawan Lama Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan.

Akibatnya dipasar tempat tempat penjualan ikan minim ikan dan jika ada ikan harganya mahal tidak terjangkau warga masyarakat untuk membelinya,lebih mahal harga ikan daripada harga beras.

Akibat kapal kapal ikan tak melaut seluruh ABK (anah buah kapal) datang kegudang gudang hanya duduk duduk dikedai kopi dan ada pula ABK kapal ikan tersebut yang memperbaiki jaring ikan dan memperbaiki kapal kapal maupun sampan sampan mereka.

Menurut salah seorang nelayan,Basri (47) warga perumahan nelayan Indah Kecamatan Medan Labuhan, kami tidak melaut menangkap ikan karena gelombang air laut sangat tinggi disertai angin kencang.

Gelombang tinggi dan angin kencang ini sampai bulan April 2017 nanti haru berhenti dan sutuasi dilaut sudah kembali normal seperti biasanya. Karena kami tidak melaut maka kami mencari kerjaan lain seperti memperbaiki jaring maupun memperbaki kapal kapal kami digudang ini jelas Ahmat yang sudah sepekan tidak melaut menangkap ikan .

Salah seorang pemilik kapal ikan,Bun Cuan dipangkalan pPelabuhan Perikan Samudra Gabion Belawan mengatakan kapal ikan mereka yang idak melaut karena gelombang tinggi disertai angin kencang,buat apa kapal kami melaut karena ikan yang ditangkappun tidak ada,sedangkan belanja untuk para ABK kapal saja tak kembali dan malahan terus merugi jelas Bin Cuan.***
 

Foto sebahagian kapal ikan yang melaut.