Rabu, 24 October 2018

Wali Kota-FKPD Binjai Rakor Pemilu Serentak


#sabar, binjai
Guna persiapan pemilu serentak pada 2019, Wali Kota Binjai, HM Idaham menggelar rapat koordinasi dengan FKPD di Rumah Dinas Walikota, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Selasa (9/10/2018).

Wali Kota Idaham meminta Bawaslu agar membentuk tim dan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) guna melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK). "Masalah penertiban APK, saya berharap ada SOP yang jelas dibuat Ketua Bawaslu untuk internal Kota Binjai. Buat timnya, sehingga keputusan penertiban APK ada di bawah Bawaslu, sehingga kami juga bisa membantu, " ujarnya dihadapan Ketua KPU Binjai, Hery Dani, perwakilan Bawaslu, Syainul Irwan, Dandim 0203/Lkt, Letkol (Inf) Deni Eka Gustiana, Kapolres, AKBP Donald P Simanjuntak, Kajari Victor Antonius Sidabutar, Kepala BNNK, Joko Susilo, Sekdako Mahfullah Daulay, beserta seluruh jajaran OPD Pemko Binjai.
.
Idaham menginstruksikan seluruh camat dan lurah terus melakukan koordinasi dengan pihak KPU serta Bawaslu. Diharapkan, camat dan lurah memberikan masukan, mengingat ada beberapa peraturan KPU yang sedikit berbeda dari pemilu sebelumnya. “Masalah jumlah TPS, misalnya, berikan masukan kepada KPU dalam hal membuat maping TPS," imbaunya..

Ia juga berharap pimpinan SKPD benar-benar sebagai agen untuk menyukseskan pemilu 2019. “Harus ada simulasi agar bisa disosialisasikan ke masyarakat. Kami dari FKPD Binjai siap mendukung KPU dan Bawaslu menyukseskan Pemilu 2019,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Binjai, Hery Dani mengemukakan, jumlah Daftar Pemilih Tetap di Binjai sebanyak 173.272 orang. Diakuinya, pemilu pertama serentak pada 2019 menjadi tantangan terhadap penyelenggaraan pemilu, dalam hal ini pihak KPU. “Saat ini spanduk dan baliho dibuat oleh KPU. Selain itu, lokasi pemasangannya telah ditentukan, termasuk ukuran spanduk dan baliho dimaksud,” tuturnya.

Sementara, perwakilan Bawaslu, Syainul Irwan mengklaim telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian, TNI dan Kejari Binjai dalam menciptakan pemilu yang kondusif. “Kami mengawasi apa saja yang di kerjakan oleh KPU. Untuk sama-sama kita ketahui tugas Panwas untuk menertibkan tetapi bukan Panwas yang menurunkan," ujarnya.

Syainul mengimbau masyarakat untuk melaporkan penyimpangan dalam setiap tahapan pemilu, sehingga bisa segera ditindaklanjuti. Hal itu dibenarkan Dandim 0203/Lkt, Letkol (Inf) Deni Eka Gustina. “Kita berjalan bersama untuk menertibkan APK. Saya imbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi terhadap pemberitaan hoaks, kampanye hitam. Kami dari TNI sebelumnya juga sudah berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu," sebutnya.

Mengenai situasi pollitik yang terus meningkat menjelang pemilu, Kapolres AKBP Donald P Simanjuntak, memohon bantuan masyarakat untuk ikut mengantisipasinya. “Banyak individu untuk kepentingan tertentu memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan informasi yang belum tentu kebenarannya. Mohon bantuan dari rekan-rekan untuk dapat mengantisipasi masalah ini," urainya.***

Teks Foto: Rapat koordinasi FKPD Binai di Rumah Dinas Wali Kota kawasan Jalan Sudirman, Kelurahaan Tangsi Binjai Kota, Selasa (9/10/2018). Foto Sabar Simanjuntak