Rabu, 24 October 2018

Sudah 2 Hari Mati Air,

Masyarakat Medan Tuntungan Ngadu ke DPRDSU


#jack, medan

Masyarakat Kelurahan Kemenangan Tani Kecamatan Medan Tuntungan Kotamadya Medan mengadu ke DPRD Sumut, Selasa (99/1) meminta lembaga legislatif segera “menegur” Dirut PDAM Tirtanadi Cq Kacab PDAM Tirtanadi Padangbulan, karena sudah dua hari ini air mati di kawasan tersebut.

Hal itu diungkapkan Bendahara F-PDI Perjuangan DPRD Sumut yang juga anggota dewan Dapil Medan Drs Baskami Ginting kepada wartawan, Selasa (9/10) di DPRD Sumut seusai menerima pengaduan sejumlah masyarakat Kelurahan Kemenangan Tani Kecamatan Medan Tuntungan.

“Sejak dua hari ini (Senin 8/10 – Selasa 9/10) sore, air PDAM Tirtanadi mati di kawasan itu, sehingga masyarakat merasa resah, karena  terganggu melakukan aktivitas  memasak maupun mandi serta kegiatan lainnya yang menggunakan air,” ujar Baskami.

Berkaitan dengan itu, anggota Komisi D ini mendesak PDAM Tirtanadi Cq Kacab PDAM Tirtanadi Padangbulan untuk bergerak cepat mengatasi keluhan masyarakat tersebut, sebab air ini merupakan kebutuhan yang sangat urgen dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita berharap kepada Dirut PDAM Tirtanadi segera memerintahkan Kacab PDAM Tirtanadi Padangbulan Medan mengatasi keluhan masyarakat menyangkut matinya air PDAM Tirtanadi di kawasan Kelurahan Kemenangan Tani, jangan sampai masyarakat melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Cabang PDAM Tirtanadi dengan membawa pakaian kotornya.

Ketika masalah mati air ini dikonformasi kepada Kacab PDAM Tirtanadi Padangbulan Saut Parapat melalui telepon, berjanji akan segera memerintahkan “anak buahnya” untuk mengecek ke lokasi. “Coba bapak SMS kan alamat rumah atau lokasi tidak mengalirnya air PDAM itu, biar secepatnya kita atasi,” ujarnya.

Namun pada siangnya, salah satu staf PDAM Tirtanadi Padangbulan Sihite juga menelepon wartawan SIB untuk kembali mempertanyakan lokasi matinya air di kawasan Kelurahan Kemenangan Tani. Tapi sangat disayangkan, hingga Selasa sore, air PDAM Tirtanadi belum juga mengalir ke kawasan tersebut.

“Sedang kita cek dimana sebenarnya permasalahannya. Sabar ya,  rekan-rekan kita sedang di lapangan,” kata Sihite. ***