Kamis, 15 November 2018

Sarma : Pembahasan KUA-PPAS Tidak Sesuai Permendagri 38/2018


#jack, medan

DPRD Sumatera Utara (Sumut) mempertanyakan tidak dicantumkannya visi dan misi Gubernur Sumut terpilih dalam buku KUA-PPAS R-APBD 2019 yang dibahas di Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan.

Menurut Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP), Sarma Hutajulu SH, berdasarkan Permendagri Nomor 38 Tahun 2018, pembahasan KUA-PPAS harus dikaitkan dengan visi dan misi Gubernur Sumut terpilih dan harus tercantum didalam buku KUA-PPAS.

Selama dua hari ini, lanjut Sarma, Fraksi PDIP tetap bertahan agar buku KUA-PPAS yang telah dibagikan oleh TAPD kepada DPRD Sumut harus ditarik dan diperbaiki dengan memasukkan visi dan misi Gubsu terpilih.

Terkait hal itu, masih kata Sarma, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut, Sabrina selaku Ketua TAPD bertahan menyatakan bahwa secara include visi dan misi Gubsu sudah ada didalam buku KUA-PPAS.

“Setelah kita cek, tak ada satu kalimat pun visi dan misi Gubsu terpilih tertera dalam buku KUA-PPAS,” ketusnya seraya menambahkan bahwa setelah didesak secara terus menerus, akhirnya Kepala Bappeda Sumut Irman berjanji akan segera memberbaiki buku itu, sehingga dalam penandatanganan Nota Kesepakatan sudah diperbaiki.  

Selain itu, terang Sarma, dalam pembahasan KUA-PPAS ini pihaknya juga mempermasalahkan pendapatan daerah yang kabarnya bertambah dan berasal dari pajak APU Inalum sebesar Rp1,4 Triliun.

Dari penambahan tersebut, Fraksi PDIP DPRD Sumut meminta agar TAPD mendistribusikan dana tersebut ke SKPD terkait untuk merealisasikan keluhan masyarakat yang diterima melalui reses dewan yakni soal infrastruktur yang masih memprihatinkan, pertanian, irigasi, ketahanan pangan dan lainnya yang sampai saat ini belum ada direalisasikan oleh Pemerintah Prov Sumut.

“Setiap kita reses, keluhan ini yang paling banyak muncul ditengah-tengah masyarakat yang sampai saat ini belum terpenuhi. Dengan penambahan pendapatan ini diharapkan bisa memenuhi aspirasi masyarakat agar Sumut semakin bermartabat,” ketusnya. ***