Kamis, 20 June 2019

Pelakunya Dikordinir Oknum Pengusaha Secara Liar

DPRDSU: Tangkap Pencuri Getah Pinus di Danau Toba - Dairi


#jack, medan

Ketua FP Hanura DPRD Sumut yang juga anggota dewan Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat Toni Togatorop mendesak aparat kepolisian bekerja-sama dengan Dishut (Dinas Kehutanan) Sumut maupun Dairi untuk segera mengusut dan menangkap pelaku pencurian getah pinus di kawasan Danau Toba Dairi yang dikordinir oleh oknum pengusaha, guna menghindari hancurnya ribuan hektar hutan pinus di Sumut.

“Pelaku pencuri getah pinus ini sudah berlangsung lama. Aksi illegal ini dikordinir oleh pengusaha besar, sehingga hampir seluruh hutan pinus di kawasan Danau Toba Dairi maupun daerah Karo sudah disadap getahnya. Jika tidak segera dihentikan, dipastikan ribuan hektar hutan pinus akan terancam rusak,” tegas Toni Togatorop kepada wartawan, Jumat (11/1/2019) di DPRD Sumut menanggapi aksi panyadapan getah hutan  pinus di kawasan Danau Toba Dairi.

Menurut Toni, pihaknya di Komisi B DPRD Sumut sudah berulang-kali mengigatkan Dishut Sumut agar menertibkan seluruh aktivitas penyadap getah hutan pinus, baik yang dilakukan perusahan swasta maupun perorangan, karena ditengarai tidak satupun yang memiliki izin dan memberikan kontribusi ke PAD (Pendapatan Asli Daerah).

“Tapi yang kita sesalkan, hingga kini pencurian getah pinus ini terus berlangsung, bahkan hampir disetiap kawasan hutan pinus sudah ada “markas” atau semacam mess para pekerja yang menyadap getah pinus tersebut. Mereka meraup keuntungan yang sangat besar, tanpa ada pemasukan ke PAD,” tandas plitisi vokal ini.

Menjadi pertanyaan, tandas Toni, apakah pelaku “perusak” hutan pinus ini dibiarkan atau memang tidak diketahui Dishut melalui pasukannya Pohut (Polisi Kehutanana) yang setiap saat siaga mengawal kawasan hutan agar tidak dimasuki para mafia kayu.

“Kita merasa heran, mengapa  aksi pencurian getah pinus yang dilakukan secara terang-terangan tidak dilarang atau ditindak. Padahal seminggu sekali getah pinus yang sudah dimasukkan ke ratusan drum diangkut menggunakan truk. Jika tidak percaya, kita tantang Dishut melakukan Sidak (inspeksi mendadak) ke sejumlah titik penyadap getah pinus di Dairi maupun Karo,” tegas Toni. ***