Sabtu, 24 August 2019

Keluhkan Tingginya Harga Lahan Eks HGU

Pensiunan Karyawan PTPN 2 Mengadu ke DPRDSU


#jack, medan

Pensiunan karyawan PTPN 2 mengadu ke DPRD Sumut, Jumat (3/5) mengeluhkan tingginya harga lahan eks HGU (Hak Guna Usaha) PTPN 2 yang diperuntukkan bagi pensiunan dipatok sebesar  Rp1,5 juta/meter, sehingga mereka terancam tidak mendapat “bagian” lahan sesuai anjuran pemerintah.

Keluhan itu disampaikan perwakilan pensiunan karyawan PTPN 2 yang mendiami perumahan perkebunan Jalan Kapten Sumarsoni Helvetia Medan K Damanik kepada Ketua Komisi A DPRD Sumut H Muhri Fauzi Hafis, menanggapi tingginya harga lahan eks PTPN 2 yang diperuntukkan kepada pensiunan yang merupakan salah satu penerima daftar nominatif lahan sesuai instruksi Presiden Jokowi.

"Kami tidak akan sanggup membayar Rp1,5 juta/meter lahan yang diperuntukkan kepada pensiunan PTPN 2. Bagaimana kami bisa membayarnya, sebab dana pensiunan yang kami terima per bulannya hanya  Rp450 ribu," katanya.

Damanik yang mengaku sudah bekerja selama 34 tahun di PTPN II ini mengatakan, sedikitnya 65 KK yang tinggal di kawasan Jalan Kapten Sumarsono Helvetia Medan merasa resah mendengar adanya informasi tingginya harga lahan yang diperuntukkan bagi pensiunan, sehingga tidak memungkinkan bagi mereka untuk membayarnya.

Menanggapi keluhan pensiunan karyawan PTPN 2 tersebut, Muhri Fauzi Hafis mendesak PTPN 2 dan KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik) meninjau ulang harga lahan eks HGU yang akan dibayar oleh  pensiunan karyawan yang sudah masuk dalam daftar nominatif, karena harga yang ditetapkan dinilai sangat memberatkan.

Menurut politisi muda ini, pihak PTPN 2 harus membuat klasifikasi kelompok penerima yang akan melakukan ganti rugi, karena hal ini berkaitan langsung dengan eks karyawan dan pensiunan PTPN 2 yang jelas-jelas sudah tidak memiliki lagi sumber penghasilan, selain dari uang pensiun yang mereka terima.

Muhri menegaskan, jika harga ini tetap  dilanjutkan, lembaga legislatif  akan “memanggil”  manajemen PTPN 2, BPN (Badan Pertanahan Nasional) Sumut, KJPP, Pemprovsu dan pensiunan PTPN, untuk dimintai pendapat asal-muasal harga lahan yang sudah ditetapkan sebesar Rp1,5 juta/meter. ***