Senin, 6 July 2020

Kadus Paya Geli Berharap Keluhan Rakyat Ditindaklanjuti Legislatif

DPRD SU: Tutup Perusahaan PT DA Penghasil Limbah di Sunggal


#jack, medan

Ketua Fraksi Nusantara DPRD Sumut Jafaruddin Harahap mendesak DLH (Dinas Lingkungah Hidup) Sumut dan Deliserdang untuk segera menutup perusahaan PT DA yang merupakan penghasil limbah, sangat meresahkan masyarakat Jalan Sei Mencirim Dusun  II Desa Paya Geli Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang.

"Limbah perusahaan pengolahan alumunium ini cukup meresahkan, dedaunan pisang mengering dan atap rumah warga juga ikut menghitam," tegas Jafaruddin Harahap kepada wartawan, Selasa (23/6) di DPRD Sumut seusai menerima pengaduan masyarakat Jalan Sei Mencirim terkait limbah perusahaan PT DA.

Bahkan dalam laporan resesnya pada rapat paripurna dewan, Jafarudfin  juga meminta Pemkab Deli Serdang untuk memberikan tindakan tegas kepada pengusaha PT DA yang telah membuat polusi udara, sehingga sangat mengganggu kesehatan masyarakat Dusun I, II, dan III.

"Tindakan pengusaha PT DA ini akan menjadi prioritas bagi anggota dewan, apalagi polusi tersebut sudah cukup lama menghantui  masyarakat. Bahkan protes juga telah dilakukan warga melalui aksi unjuk rasa ke perusahaan. Tapi tidak ada respon dari pihak pengusaha maupun instansi yang berwewenang," tandas politisi PPP Sumut itu.

Sementara itu, Kepala Dusun II Desa Paya Geli, Syahril yang dihubungi wartawan melalui telepon membenarkan limbah perusahaan tersebut sangat meresahkan warga dan pihaknya  berharap agar keluhan masyarakat mendapat respon dari lembaga legislatif. "Kami berharap wakil rakyat di DPRD Sumut secepatnya menindaklanjuti aspirasi warga Desa Paya Geli yang sudah cukup lama menderita akibat limbah PT DA yang sejak beroperasi, kerap menyebarkan aroma tak sedap di sekitar tempat tinggal mereka," ujar Syahril.

Syahril menduga,  polusi udara akibat limbah yang dihasilkan juga cukup tinggi, mengakibatkan pohon pisang yang daunnya merupakan salah satu mata pencaharian warga layu dan mengering, air Sungai Krio serta stap rumah  ikut menghitam. ***