Minggu, 5 July 2020

DPRDSU Heran, Aset Pemprovsu Diasuransikan


# jack, medan

Anggota Komisi C, DPRD Sumut, Muhri Fauzi Hafiz heran. Banyak asset milik Pemerintah Sumatera Utara tidak diasuransikan. Sehingga bila terjadi bencana sangat merugikan sekali. Demikian pula terbakarnya kantor dinas pendapatan yang terbakar beberapa waktu lalu, juga tidak diasuransikan.

"Saya mendengar dari pihak dinas pendapatan Pemprovsu, bahwa, gedung kantor yang terbakar di jl.sisingamangaraja di Medan, waktu itu, ternyata tidak memiliki jaminan asuransi aset/gedung. Hal ini sungguh konyol, dengan anggaran yang cukup besar yang ada di APBD ternyata Pemprovsu tidak mengalokasikan anggaran asuransi aset untuk jaminan kebakaran maupun kehilangan bagi aset bergerak seperti kendaraan bermotor,” ujarnya, Sabtu (30/7/2016).

Menurut anggota Fraksi Partai Demokrat itu, bahwa temuan itu cukup mengejutkannya. Seharusnya aset gedung yang banyak saat ini dan aset kendaraan bermotor yang ratusan unit jumlahnya wajar diasuransikan. “Pemprovsu melalui SKPD terkait semestinya harus menganggarkan asuransi aset terkait resiko yang tidak terduga, seperti contoh peristiwa kebakaran tersebut," ujarnya

Muhri Fauzi Hafiz juga menambahkan, jika saat ini banyak aset Pemprovsu yang tidak dijamin asuransi, mencerminkan manajemen pemprovsu sangat idak professional. Akibatnya bila terjadi bencana menimpa, pemprovsu harus mengeluarkan anggaran yang sangat besar kembali untuk mengganti atau membangunya kembali. “Perusahaan asuransi sangat banyak hari ini yang menjalankan bisnisnya dengan baik. Apalagi salah satu perusahaan asuransi yang terkenal di Indonesia, adalah berbentuk BUMD juga, seperti PT Askrida,” ujarnya lagi mencontohkan.

Anggota dewan dari Dapil Binjai-Langkat itu mengharapkan kepada Pemprovsu untuk melakukan pendataan ulang terhadap semua aset yang dimiliki agar masuk dalam jaminan asuransi. “Mobil sebagai kendaraan dinas juga perlu di asuransikan karena semua aset tersebut tidak bisa lepas dari resiko yang ada. Bahkan, dengan menggunakan jasa asuransi, pendataan aset bisa lebih tertib secara administrasi,” ujar Fauzi meyakinkan. ***