Senin, 20 May 2019

DPRD Rekomendasi Bongkar Bangunan Milik Laster Silalahi


#jack, medan

Komisi D DPRD Kota Medan merekomendasikan pembongkaran bangunan milik Laster Silalahi. Rekomendasi bongkar disepakati dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi D yang dipimpin Ketua Komisi D Abd Rani didampingi anggota Parlaungan Simangunsong dan Sahat Simbolon di ruang komisi gedung dewan, Senin (13/05/2019).

Terungkap bangunan milik Laster Silalahi di Jl Selamat Gg Sadar Ujung Kelurahan Binjai Kec Medan Denai tidak memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB). Dampak dari pembangunan mengakibatkan banjir karena saluran sudah tertutup. Begitu juga, saluran limbah kamar mandi milik warga ikut tertutup.

Selain itu, aikibat pendirian bangunan berdampak penyempitan akses badan jalan. Sehingga kendaraan roda empat milik warga tidak bebas masuk gang. Atas dasar itu pula warga minta DPRD Medan dapat memfasilitasi pembongkaran bangunan.

Sebagai penguatan Komisi D menerbitkan rekomendasi pembongkaran bangunan yakni dari keterangan mewakili Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan Ashadi Cahyadi Lubis menyebut bangunan dimaksud tidak memiliki SIMB.

Disebutkan, pihaknya sudah melakukan peninjauan ke lokasi, bangunan yang berada diantara Jl Speksi dan Jalan Sadar tidak memiliki alas hak. “Itu merupakan bangunan liar”, ujar Ashadi.

Dikatakan Ashasi Cahyadi, pihaknya akan melakukan tindakan tegas sesuai prosedur. Bahkan akan segera membuat surat peringatan, diketahui bangunan tersebut berada di jalur hijau.

Sejalan dengan mewakili Satpol PP Kota Medan Indra mengatakan siap melakukan penindakan dan menunggu surat rekomendasi dari perizinan.

Ketua Komisi D DPRD Medan Abd Rani bersama Parlaungan Simangunsong dan Sahat Simbolon sepakat agar bangunan sibongkar rata.

“Bangunan menyalah harus dibongkar, apalagi menggangu kepentingan umum. Kita harus dukung Penko Medan menegakkan aturan sehingga marwah Pemko tetap baik,” tegas Abd Rani yang juga diamini Parlaungan Simangunsong. ***