Kamis, 22 August 2019

DPRD Medan Ultimatum Tiga Bulan Disdik Benahi Masalah


#jack, medan

Anggota Komisi A DPRD Medan Drs Proklamasi K Naibaho dan Anggota Komisi D Paul Mei Anton Simanjuntak SH berharap, pergantian jabatan Eselon II di Pemko Medan dapat membawa perubahan ke arah yang lebih maju. Sehingga Kota Medan lebih layak disebut sebagai kota metropolitan yang dapat dibanggakan masyarakatnya.

Hal itu dikemukakan keduanya saat secara terpisah , Rabu (6/2/2019) mengomentari adanya pelantikan 18 jabatan Eselon II di Pemko Medan yang dilaksanakan Wali Kota HT Dzulmi Eldin di Balai Kota.

Pelantikan ini membawa harapan baru bagi warga untuk bisa menjadikan Medan lebih baik lagi. Selama ini, ujar Proklamasi, banyak urusan di Pemko Medan kurang terlayani dengan baik, mulai dari pengurusan KTP, KK dan lainnya. Begitu juga dengan peningkatan PAD yang selama ini banyak tidak mencapai target, diharapkan bisa terpenuhi dengan dilantiknya pejabat baru.

Para pejabat baru diharapkan bisa membawa suasana baru demi meningkatnya kinerja para pegawai sehingga pelayanan bisa lebih maksimal, sebut Wakil Ketua Partai Gerindra Kota Medan ini.

Hal senada diungkapkan Paul MA Simanjuntak yang menyebutkan, pelantikan pejabat Eselon II baru ini diharapkan bisa membawa angin segar bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Selama ini Medan dijuluki “Kota Sejuta Lubang” akibat banyaknya jalan di Kota Medan yang rusak dan tidak diperbaiki.

Bisa dilihat jalanan di Kota Medan, sungguh sangat memprihatinkan akibat tidak adanya perbaikan dari dinas terkait. Begitu juga masalah parkir yang selama ini dikeluhkan warga Kota Medan. Dimana-mana terlihat ada juru parkir yang mengutip retribusi, namun PAD dari sektor itu sangat minim sekali. Bahkan banyak petugas parkir yang mempergunakan fasilitas umum untuk tempat parkir sehingga mengganggu arus lalulintas.

Dengan adanya pejabat yang baru ini, diharapkan ada perubahan. Mulai dari perbaikan jalan yang selama ini tidak tersentuh pembangunan. Masyarakat sangat berharap sekali adanya perbaikan jalan agar para pengguna merasa nyaman kala melintas, seperti di Jalan Pintu Air IV menuju Simalingkar B Medan. Selama ini jalan sudah rusak parah, namun sampai saat ini belum tersentuh perbaikan, ujar Politisi PDI Perjuangan ini mengakhiri.***