Kamis, 25 April 2019

Wali Kota Raih Penghargaan Indonesia Visionary Leader


#wasgo, medan

Wali Kota Medan  Drs H T Dzulmi Eldin S M Si MH kembali mendapatkan penghargaan. Orang nomor satu di Pemko Medan dinilai sebagai salah satu kepala daerah di Indonesia yang visioner sehingga dianugrahi penghargaan Indonesia Visionary Leader. Penghargaan membanggakan ini diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tjahjo Kumulo di Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Selain Wali Kota Medan, ada 15 kepala daerah lainnya juga mendapatkan penghargaan serupa diantaranya Wali Kota Malang Drs  H Sutiaji, Wali Kota Bontang  Dr Neni Moerniaeni, Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunut  serta Bupati Solok Gusmal. Sebelum menerima penghargaan Indonesia Visionary Leader (IVL) 2019 season 3 dan 4, para kepala daerah, termasuk Wali Kota Medan telah diuji visinya pada Oktober dan November 2018.

Penyerahan Penghargaan Indonesia Visionary Leader ini diberikan dalam acara Silaturahmi Nusantara yang digelar Koran Sindo dan Sindonews.com di Ballroom Hotel Borobudur. Penyerahan juga ditandao dengan penyematan pin kehormatan  sebagai bentuk apresiasi kepada Wali Kota sebagai salah satu kepala daerah di Indonesia yang visioner.

Silaturahmi Nusantara merupakan ajang inisiatif untuk mempertemukan kepala daerah yang telah mengikuti program Indonesia Visionary Leader dan Tokoh Bangsa. Setelah mengikuti acara ini, para kepala daerah dan tokoh bangsa diharapkan akan bersinergi dan berkolaborasi untuk semakin terpacu dalam meningkatkan produktifitas dan kinerja guna kemajuan dan pembangunan.

Selain pemberian  penghargaan Indonesia Visioner Leader, Silaturahmi Nusantara juga diisi dengan pembacaan Deklarasi Kebangsaan Sinergi dan Kolaborasi Untuk Bangsa. Dalam acara itu Mendagri juga menjadi inspiring speech bersama Ketua Dewan Juri Indonesia Visionary LeaderSumarsono dengan mengusung tema, “Bersinergi dan Berkolaborsi Untuk Bangsa”.

Dalam sambutannya, Mendagri menegaskan akan pentingnya dibangun sinergitas dan konektivitas  antara seluruh daerah karena sudah sesuai dengan mandat dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla. Dikatakannya, konetivitas harus dibangun antardaerah karena Presiden dan Wapres membangun Indonesia sentri dalam upaya menyatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).***