Selasa, 21 November 2017

Titi II Sicanang Ambruk Pengguna Jalan Tercebur ke Sungai


#hendrik-rompas

Jembatan darurat yang dibangun pemborong di Titi ll Kelurahan Belawan Sicanang ambruk pada Selasa (06/11/2017) pagi sekitar pukul 09.30 wib. Akibatnya salah seorang pengguna Jembatan darurat yang saat itu melintas diatasnya mengendarai sepeda motor tercebur kedalam sungai,beruntung korban berhasil diselamat warga yang saat itu sedang melintas.

Korban Irpansyah saat ini sudah kembali kerumahnya yang sebelumnya mendapat perawatan dirumah sakit PHC Belawan milik PT Pelindo l Medan di Belawan .Sementara sepeda korban kini diperbaiki dibengkel yang ada di Belawan.

Salah seorang warga Kelurahan Belawan Sicanang,Edison Silalahi (63) warga Blok 12 mengatakan bahwa jembatan darurat tersebut dibangun oleh pemborong asal jadi tidak sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati bersama dikantor Lurah Belawan 2 minggu yang lalu.

Akibat rubuhnya jembatan darurat yang terbuat dari papan tersebut ribuan orang yang akan keluar dan masuk menjadi terkendala sedangkan puluhan Bus MPU Morina yang biasanya mengangkut anak anak sekolah dan warga terpaksa memarkirkan Busnya ditepi Jalan karena tidak bisa melintas.

Sebelumnya saat pertemuan warga dan pihak terkait dikantor Lurah Sicanang 2 minggu lalu Camat Medan Belawan,Ahmad SP mengatakan bahwa jembatan darurat yang terbuat dari papan sepanjang kurang lebih 100 meter ini  hanya bisa dilalui kendaraan seberat 2 ton saja.

Warga kelurahan Sicanang,Faisal mengatakan bahwa arus kebutuhan polok seperti sembako dan kebutuhan lainnya tertanggu diakibatkan jembatan darurat tersebut roboh.
Sedangkan kebutuhan warga bila akan dibawa masuk kedalam Kelurahan Belawan terpaksa harus dipikul.

Warga berharap agar Pemerintah Propinsi Sumatera Utara mapun Pemko Medan segera membuat jembatan darurat agar warga bisa melintas keluar masuk kedalam Kelurahan Sicanang Belawan.

Pengamatan wartawan ini dijembatan Titi ll Kelurahan Sicanang,petugas TNI AL Belawan dibantu warga membuat jembatan darurat yang terbuat dari 3 keping papan batang Kelapa untuk penjualan kali anak anak sekolah dan warga yang akan melakukan aktipitasnya di Belawan maupun ke Medan.***