Rabu, 23 October 2019

Tiga Tahun Tidak Dipekerjakan

TKBM Belawan Berunjuk Rasa ke Koperasi Upaya Karya


#hendrik-rompas, belawan

Puluhan Buruh TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) Pelabuhan Belawan Propinsi Sumatera Utara Medan melakukan aksi unjuk rasa karena sudah 3 tahun tidak diperkerjakan membongkar muatan kapal Roro yang membawa muatan mobil baru dan bekas,Senin (30/09/2019) pagi.

Para buruh yang jumlahnya puluhan orang ini dari Sektor 1 dan sektor 3 mewakili anggota buruh lainnya sebanyak 350 orang  tersebut melakukan aksinya dengan membawa berbagai poster ini menuju ke Jalan Minyak dikantor Koprasi TKBM Upaya Karya Belawan menuntut agar mereka diperkerjakan kembali membali membongkar muatan kapal Roro.

Dikantor Koperasi Upaya Karya Pelabuhan Belawan mereka langsung menggelar orasi didepan pintu masuk kedalam kantor Koprasi Upya Karya.Dalam orasinya puluhan buruh tersebut akan masuk kedalam kantor Koprasi tapi dihadang puluhan personil Polres Pelabuhan Belawan dan petugas Polsek Belawan..

Dalam tempo 30 menit melakukan orasi akhirnya mereka diterima oleh Pengurus SPSI Pelabuhan Belawan yang diwakili oleh,Maju Simamora untuk melakukan negoisasi didalam kantor SPSI menunggu kedatangan ketua Koprasi Upaya Karya Pelabuhan Belawan, Sabam Manalu.

Kemudian setelah ketua Koprasi masuk kedalam rungan SPSI maka pimpinan aksi langsung menyampaikan yang timbul yaitu tentang bongkar muat dari atas kapal Roro yang dulunya mereka kerjakan tetapi sekarang ini tidak dikerjakan lagi karena terjaring Oprasi OTT oleh Polda Sumatera Utara.

Pimpinan aksi menjelaskan bahwa mereka tidak berkerja bongkar muat mobil sudah berjalan 3 tahun lebih sehingga pendapat seratusan buruh disektor 1 dan sektor 3 menjadi berkurang dan mereka minta kepada ketua Koprasi untuk menghadirkan Otoritas dan UBM dari PT Pelindo l Medan.

Dalam tempo 30 menit petugas Otoris Pelabuhan Belawan diwakili Abdul Gulton datang dan langsung disambut oleh peserta aksi, namun pihak UBM tidak ada yang datang maka Otoristas yang memutuskan bahwa dalam permasalahan tersebut akan disampaikan kepada pimpinannya.

Namun peserta aksi terus mendesak dan akhirnya diambil keputusan bahwa pekerjaan bongkar muat mobil dari atas kapal Roro akan dikerjakan kembali oleh para TKBM Pelabuhan Belawan dalam tempo 1 bulan kedepan karena kami harius melakukan rapat bersama dengan pihak UBM PT Pelindo l Medan.

Ketua Koprasi Upaya Karya Pelabuhan Belawan, Sabam Manalu mengatakan bahwa keputusan tersebut harus segera dilaksanakan walau itu rasanya pahit. Pimpinan aksi unjuk rasa, Urbanus Silaen mengatakan jika pihak Otoristas dan UBM Pelabuhan Belawan maka mereka akan melakukan aksi yang lebih besar lagi dengan cara setiap kapal Roro masuk ke Pelabuhan Belawan akan disetop pembongkaran mobilnya dan akan menduduki kapal yang sedang membongkar muatan mobil tersebut. ***

Foto peserta aksi.