Senin, 18 November 2019

Tidak Penting Dilanjutkan Puluhan Warga Stop Pembangunan Jalan


#hendrik-rompas, belawan

Puluhan warga Jalan Selebes/Jalan Ciliwung Gang 11Kelurahan Belawan ll Kecamatan Medan Belawan menyetop pengerjaan Jalan yang sedang dikerjakan oleh pemborong pada Minggu pagi (27/102019).

H Irpan Hamidi mewakli warga mengatakan bahwa pembetonan Jalan Ciliwung sepanjang 500 M setinggi 25 M tersebut tidak disetujui warga dengan asalasan lebih tinggi jalan dari rumah rumah mereka.

Untuk itu, H Irfan Hamidi meminta kepada H Bahrumsyah anggota DPRD kota Medan dari Praksi PAN yang mewakili pimpinan proyek pembetonan jalan agar,pembetonan jalan setinggi 25 CM dibatalkan saja karena rumah rumah mereka akan terendam air hujan dan air pasang ROB melanda Belawan.  

Jalan lama saja sebelum ditinggikan 25 CM bila hujan dan pasang ROB sudah merendam rumah kami. Kini jalan tersebut mau ditinggikan lagi jadi kami warga disini ini mau direndam dirumah kami sendiri biar cepat mati,kata salah seorang  warga setempat. 

Jalan yang saat ini masih dalam keadaan bagus, tidak perlu diperbaiki dulu yang harus diperbaiki itu adalah Drenasenya  baru jalan ini yang diperbaiki. Kami warga dilingkungan ini mengharapkan kepada Pemko Medan agar pembetonan jalan tersebut dibatalkan dan dananya dialihkan untuk memperbaiki Drenace. Agar jika hujan dan pasang ROB airnya tidak merendam rumah kami. 

Jika Drenase tidak diperbaiki terlebih duluan maka batalkan saja pembetonan jalan tersrbut.Perdebatan antara perwakilan warga anggota DPRD memanas,petugas dari Polres Pelabuhan Belawan dan petugas dari Polsek Belawan langsung menengahi permasalahan secara diplomatis dan meminta kepada kedua belah untuk menahan diri dan menyelesaikan permasahan ini secara bijak dan secara kekeluargaan. 

Perdebatan masih terus berlangsung didalam rumah Kepala Lingkungan 20, Rina Syapriani namun warga tetap meminta kepada pimpinan proyek untuk membatalka proyeknya. Akhirnya proyek tersebut dibatalkan sementara, namun H bachrumsyah mengaku sangat disayangkan pihak warga yang membatalkan proyek tersebut.

Setelah bersepakat, maka warga minta kepada Lurah Belawan ll , Yose Fery untuk melakukan pertemuan kembali abtara pimpinan proyek dengan warga dikantor Camat Belawan pada hari Senin tanggal 28 0ktober 2019 biar jelas. Akhirnya pwrtemuan diakhiri, puluhan warga kembali kerumah masing masing. ***

Foto oerwakilan dari warga.(*)