Minggu, 8 December 2019

Tewas Ditempat Setelah Oral Sex dengan Waria


#eka malinda,binjai

Seusai melakukan hubungan oral seks bersama seorang waria (bencong), pria berinisial IW (63) warga Jalan Bantara Raya Liingkungan XII, Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai kota, ditemukan tewas di tempat, Senin (18/11/2019) sekira pukul 04:15 WIB.

IW ditemukan tak bernyawa setelah sebelumnya mengalami kejang-kejang di salah satu bangunan, tepatnya di Jalan Seokarno-Hatta, Lingkungan IV,Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Binjai.

Kronologis kejadian tewasnya IW, yang diperoleh inimedanbung,Senin (18/11) berawal ketika saksi bernama Amanda yang tidak lain teman kencan korban, tengah menunggu pelanggan di sekitar lokasi kejadian.Disaat bersamaan, korban pun datang dan meminta untuk disedot oleh sang waria dengan tarif seperti biasa yaitu sebesar 30 ribu rupiah.

Tidak perlu waktu lama bagi Amanda untuk langsung mengeksekusi permintaan dari pelanggannya tersebut, namun, setelah mendapatkan servis sang waria, IW malah kejang-kejang dan kaku tak bergerak di lantai tempat mereka melakukan hubungan oral seks.

Melihat pelanggannya tergeletak tak bergerak di lantai, Amanda pun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.Mendapat aduan tersebut, personel Polsek Binjai Timur, langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP sementara, personil kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh IW.Selanjutnya mayat korban diboyong ke RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai, guna kepentingan otopsi dan setelah dihubungi petugas, pihak keluarga langsung membawanya ke rumah duka untuk dikuburkan.

Selain tubuh korban, petugas kepolisian juga turut mengamankan beberapa barang bukti diantaranya, satu unit sepeda motor,kartu indetitas milik korban, Handphone, dan sejumlah uang tunai.

Saat dikonfirmasi, peristiwa penemuan mayat pria tersebut dibenarkan Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting."Benar, kita menerima laporan tentang kejadian itu, dan setelah kita lakukan olah TKP.Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, pihak keluarga juga sudah ikhlas serta membuat surat pernyataan tidak ingin dilakukan visum pada tubuh IW, ujar Siswanto Ginting.***

Foto :Ilustrasi*