Kamis, 21 November 2019

Ribuan Masyarakat Nelayan Kepung Kantor PT Pelindo Belawan


#hendrik-rompas, belawan

Ribuan masyarakat nelayan korban reklamasi pantai Belawan, kota Medan Propinsi Sumatera Utara mengepung kantor PT Pelindo l Belawan pada Kamis siang (12/09/2019).

Ribuan masyarakat nelayan kota Medan yang mengepung kantor PT Pelindo l mengatakan Reklamasi pesisir pantai Belawan untuk pembangunan perluasan dermaga Peti Kemas BICT berdampak besar bagi masyarakat nelayan yang beraktivitas di pesisir pantai Belawan hal tersebut dapat dibuktikan dari menurunnya hasil pontensi nelayan sehari hari.

Alur baru yang dibuat sebagai jawabapan pengganti alur lama menhadi hambatan dan menambah kost nelayan yang cukup tinggi dikarenakan jauhnya jarak tempuh ketika nelayan mengoprasionalkan sampan atau perahu mereka.

Menurut Wahyu Kurniawan selaku kordinator aksi, berdasarkan dapak yang durasakan nelayan maka kami seluruh nelayan yang tergabung dalam koalusi masyarakat nèlayan korban reklamasi bersatu dengan ini menyatakan: 

1.selesaikan seluruh persoalan masyarakat nelayan yang berdampak.

2.Kemabalikan alur yang lama karena alur yang baru tidak efiensi untuk perlintasan nelayan dan yang ke Stop reklamasi sèbebelum persoalan masyàtakat nelayan di selesaikan.

Menyahuti tuntutan ribuan nelayan yang mengepung kantor PT Pelindo l Belawan di Jalan Raya Pelabuhan Belawan, Aulia mewakili PT Pelindo l Belawan bahwa para nelayan tersebut salah kaprah seharusnya mereka minta ke Kadis Tanla Medan bujan kepada kami usai menerima 10 orang utusan nelayan

Ribuan masyarakat nelayan yang memblokir pintu gerbang PT Pelindo l Belawan terdiri ratusan mamak mamak sambil membawa anak anaknya dan ratusan pria nelayan. Dengan menggunakan mobil Pic Up terbuka yang diatasnya dipa sound sistem mereka memblokir pintu gerbang yang dijaga puluhan petugas Polres Pelabuhan Belawan baik yang berpakaian dinas maupun yang berpakaian sipil.

Pemblokiran pintu gerbang tersebut selama 2 jam tampa mendapatkan jawaban yang memuaskan akhirnya ribuan nelayan tersebut membubarkan diri. Para nelayan yang memblokir gerbang PT Pelindo l Belawan tersebut nelayan Belawan, nelayan Medan Labuhan dan nelayan Medan Marelan.Aksi pemblokiran pintu gerbang PT Pelindo l Belawan selama srpekan ini sudah 2 kali terjadi yang pertama oleh seribuan sopir truk dan ini yang kedua kali oleh nelayan. ***

  • Foto para nelayan yang memblokir pintu gerbang. (*)