Selasa, 21 November 2017

Nelayan Mabuk Tewas Digilas Kereta Api di Belawan


#hendrik-rompas

Anas (30) warga Jalan TM Pahlawan Lorong Sukur Kelurah Belawan l Saat melintas di real kereta api tepatnya disimpang Salam Belawan tewas digilas kereta api yang baru datang dari Medan Selasa(14/11/2017) pukul 05.00 wib.

Menurut keterangan orang tua korban,Obai (50) korban,Anas bekerja sebagai nelayan ini sering tidak pulang kerumah karena habis dari melaut langsung minum minuman keras bersama teman temannya sesama nelayan. Diduga pada pagi itu korban sudah mabuk dan akan berangkat melaut ke Gabion menumpang bus SAT melintas ditengah real datang kereta api dari arah Medan korban langsung digilas kereta hingga kepala,kaki dan tangannya putus bercerai berai/ berserak disepanjang rel kereta api.

Kejadian tersebut diketahui salah seorang warga,Ibu Kamisah (40) yang saat itu melintas Derek kereta api,Ibu ini breakout akan blanha dan saat melintas direl menemukan kepala orang yang telah putus. Secara replek ini tersebut berteriak teriak memanggil warga. Secara sebentar warga datang dan melihat kejadian tersebut.

Salah seorang warga langsung menghubungi petugas Polsek Medan Belawan,petugas Polsek langsung memanggil mobil Ambulance untuk membawa jenazah korban kerumah sakit Dr Pringadi Medan untuk divisum.

Akibat kejadian tersebut warga pengguna Jalan Raya yang akan bekerja menjadi ingin tau dan melihat siapa yang tewas digilas kereta api dan berbondong bondong mendatangi TKP membuat arus lalu melintas mayat total berjalan jam lamanya. Setelah jenazah Koran ditabrak kereta api dibawa ambulance kemudian warga membubarkan diri dan jalan kembali normal.***