Rabu, 20 March 2019

Nelayan Bagan Lempari Bom Molotop Nelayan Kampung Kurnia


#hendrik-rompas, belawan

Kelopok nelayan tradisionil asal Bagan Deli menghadang dan melampari Bom molotof nelayan tradisionil asal Kampung Kurnia diperairan Belawan pada Selasa kemaren (7/1/2019) siang. Akibatnya 1 nelayan asal Kampung Kurnia mengalami cedera dan sejumlah peralatan kapalnya di rampas .

Menurut keterangan Kasat Gakkum Polairud Polda Sumatera Utara AKBP Nagari Siaahan SH kepada Wartawan ini  Rabu pagi (8/1/2019), pada pagi itu Hari Selasa nelayan asal Kampung Kurnia Belawan sebanyak 3 kapal yang baru pulang melaut mencari ikan melintas diperairan Bagan Deli.

Saat ketiga kapal tersebut melintas diperairan Bagan Deli secara mendadak dihadang atau dicegat oleh puluhan kapal nelayan berisi seratus lebih nelayan Bagan. Karena ketiga unit kapal ini takut maka melarikan diri tapi gagal karena dilempari Bom molotof.

Dari ketiga kapal tersebut,nelayan asal Bagan Deli menyita alat alat kapal seperti jaring, sejumlah bak ikan berisikan tangkapan,3 Jerigen BBM Solar,Kunci Pas dan kompor Gas.

Petugas kapal Patroli Polairud Polda Sumatera Utara yang melintas di TKP berhasil membubarkan kelompok nelayan Bagan Deli,kemudian membawa ketiga kapal asal Kampung Kurnia bersama para ABK kapalnya ke Mako Polairud Polda Sumatera Utara di Belawan.

Masih keterangan Nagari, pihaknya kini sedang memeriksa ketiga ABK kapal asal Kampung Kurnia yang salah seorang,Udin mengalami luka luka akibat dianiaya nelayan asal Bagan Deli.Udin saat diperiksa mengakui penganiayaan dirinya terjadi pada Selasa malam sekitar pukul 19.00  saat melakukan negoisasi kepada Basyir ketua kelompok nelayan Bagan Deli.

Korban menderita luka luka dan lembam lembam diseluruh tubuhnya akibat dihakimi masa kelompoknya Basyir.Malam itu korban oleh keluarga langsung dibawa ke RS TNI AL Belawan untuk perawatan dan pagi harinya korban membuat pengaduan ke Mako Polairud Polda Sumatera Utara di Belawan.

Kasus penghadangan dan perampasan alat kapal nelayan tersebut kini ditangani petugas dan di TKP maupun di Kelurahan Bagan Deli kini sudah kembali kondusif seperti semula karena dijaga sejumlah petugas gabungan dari Polairud,Polres dan Polsek Belawan. Pengaman tersebut dilakukan untuk menjaga aksi balasan dari kelompok nelayan Kapung Kurnia. ***

Foto korban penganiayaan saat membuat pengaduan. (*)