Minggu, 19 May 2019

Menag Beri Wali Kota Penghargaan


#wasgo, medan

Di awal tahun 2019, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mendapatkan kado manis dari Kementrian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. Senin (7/1/2019) malam, orang nomor satu di Pemko Medan itu menerima penghargaan membanggakan. Wali Kota dinilai sebagai salah satu tokoh di Sumatera Utara yang berperan besar dalam mewujudkan kerukunan umat beragama dan pembangunan keagamaan di Provinsi Sumatera Utara.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin di sela-sela acara Amal Bhakti ke-73 Kemenag RI di Gedung Medan International Convention Center (MICC), Jalan Gagak Hitam, Medan.

Selain Wali Kota, ada sejumlah kepala daerah, tokoh masyarakat serta  tokoh agama yang juga mendapatkan penghargaan dari Menag, diantaranya Gubsu Edy Rahmayadi, Ketua MUI Sumut  Abdullah Syah, Ketua FKUB Sumut  Maratua Simanjuntak, Bupati Langkat  Ngogesa Sitepu serta Tuan Guru Babussalam Syekh Haji Hasyim Al-Syarwani.

Selesai menerima penghargaan, Wali Kota menyampaikan ucapan terima kasihnya atas penghargaan yang diberikan Menag tersebut. Dikatakannya, penghargaan ini tentunya capaian yang sangat membanggakan bagi warga Kota Medan  yang selama ini hidup dengan rukun, saling menghargai dan menghormati meski meski dengan latar belakang suku maupun agama yang berbeda-beda. 

Sebelumnya Menag RI Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutanya, sangat mengapresiasi atas diselenggarakanya Amal Bhakti ke-73 Kemenag RI. Dia berrsyukur  karena Kemenag  saat ini sudah memasuki 73 tahun. Selama perjalananya,  Kemenag telah memproleh berbagai prestasi yang sangat membanggakan. Salah satunya meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian  (WTP) dalam laporan penggunaan keuangan sejak tahun 2016.

"Tentunya ini merupakan prestasi yang membanggakan  dan harus di syukuri, saya  berharap tahun 2018, Kementerian Agama dapat kembali meraih WTP,"harap Lukman.

Di samping itu papar Menag, Kemenag yang merupakan salah satu kementrian yang memiliki unit kerja terbanyak di Indonesia kini telah didukung dengan teknologi informasi guna mendukung kinerjanya, bahkan seluruh kantor wilayahnya (kanwil)  telah memiliki pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dalam rangka mempercepat pelayanan kepada amsyarakat sekaligus transparansi.

Prestasi membanggakan lainnya, beber Menag, terkait indeks kepuasan jamaah haji di tahun 2018 mencapai 85.23 berdasarkan survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Begitu juga dengan pelayanan yang di berikan seluruh KUA yg ada di seluruh kecamatan di Indonesia, jelasnya,  juga mengalami peningkatan indeks kepuasan yangg signifikan.

"Saya berharap peringatan 73 tahun Kemenag ini harus bisa dijadikan sebagai momentum untuk senantiasa bersyukur atas capaian yang telah diraih selama ini. Selain itu terus meningkatkan kinerja sehingga seluruh lapisan masyarakat puas atas layanan yang diberikan,” ungkapnya. ***