Senin, 21 August 2017

Bupati Langkat :

Brandan Bumi Hangus Nilai Sejarah Bangsa


# bono yudha

Penyelenggaraan Peringatan Brandan Bumi Hangus (BBH) tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan 70 tahun tragedi pembumihangusan ladang minyak dan kota pangkalan brandan Kabupaten Langkat pada subuh dini hari tanggal 13 Agustus 1947.

“Brandan Bumi Hangus adalah nilai sejarah bangsa yang harus kita maknai dalam semangat cinta tanah air,” demikian  Bupati Langkat Ngogesa Sitepu SH  yang disampaikan  melalui Kadis Kominfo H.Syahmadi di ruang kerjanya kamis (10/8/2017).

Dalam setiap tahun kata Bupati Langkat, selalu  mengingatkan kepanitiaan untuk menjadikan momentum Brandan Bumi Hangus, karena merupakan  bagian dari perjalanan sejarah Kabupaten Langkat, guna membangkitkan semangat generasi muda akan pentingnya nilai persatuan dan jiwa nasionalisme guna meraih hari depan yang lebih baik.

Sikap kepahlawanan yang ditunjukkan para pejuang dan pelaku sejarah BBH,  adalah bukti bahwa masyarakat Kabupaten Langkat sejak dahulu memiliki jiwa patriotisme, sehingga nilai ini harus terus kita lestarikan dan salah satunya dengan tetap mengagendakan kegiatan peringatan BBH pada setiap tahunnya di tanggal 13 Agustus.

Untuk tahun ini kata Syahmadi selain keberadaan baliho raksasa, rangkaian kegiatan BBH dimeriahkan dengan lomba lagu BBH , napak tilas perjuangan, pawai karnaval, pemberian santuan kepada veteran pejuang, dan pada acara puncaknya hari Minggu 13 Agustus nanti dilapangan Petrolia Pertamina Pangkalan Brandan akan dimeriahkan oleh drama kolosal yang melibatkan tidak kurang dari 200 pelajar dengan dukungan personil maupun kendaraan tempur Batalyon Marinir 8 Tangkahan Lagan.

“Dipersilahkan kepada masyarakat untuk dapat menyaksikan puncak acara dimaksud,” kata Bupati Langkat Ngogesa Sitepu yang disampaikan Syahmadi juru bicara Pemkab Langkat tersebut.***