Minggu, 18 August 2019

Dituduh Tabrak Orang, Pelajar SLTP Hilang Honda Vario


# rizam, medan

Modus pelaku kejahatan memang beraneka ragam. Mulai dengan cara yang ekstrim hingga dengan cara memperdaya. Seperti yang dialami Ariz Azmil Mazna (15) warga Perumahan Johor Indah Permai Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor Kota Medan.

Pelajar yang masih duduk di kelas VIII pada Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) Negeri 2 ini harus kehilangan sepeda motor Honda Vario plat BK 3392 AFS karena diperdaya oleh pria yang tak dikenalnya dengan modus tudingan korban telah menabrak adik pelaku.

Ironisnya, kejadian tersebut telah terjadi berulang kali. Pelaku memperdayai korbannya di tempat yang sama yakni di Jalan Karya Kasih Kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor, tidak jauh dari Mini market Diamond Medan Johor.

Informasi diperoleh dari keterangan korban saat membuat laporan di Kepolisian Sektor (Polsek) Delitua, Jum'at (6/10) menyebutkannkejadian naas tersebut dialaminya pada Sabtu, (1/10). Kala itu, ia baru pulang dari sekolah. Tiba-tiba ia didatangi 2 pria tidak dikenal menyetop korban sambil berpura-pura berkata. ''Dek, boleh aku nanya? Adikku diserempet orang yang mirip samamu. Saya bukan nuduh,  kalau misalnya kamu bukan  pelaku,  ayo ke rumah saya,'' sebut korban tiru ucapan pelaku.

Lanjut Ariz, dirinya yang telah diperdayai lalu dibawa ke Jalan Karya Amal, beberapa ratus meter dari lokasi awal dan meminta korban membonceng pelaku dengan berpura-pura ingin menjenguk ibu pelaku yang sedang terbaring sakit.

Namun bukannya dibawa ketempat yang dimaksud,  korban malah disuruh duduk dengan alasan menunggu seseorang. Saat itulah pelaku langsung membawa  kabur kendaraan korban.Menanggapi keluhan masyarakat itu, Kapolsek Delitua Ajun Komisaris Polisi (AKP) Wira Prayatna SiK ketika dikonfirmasi terkait upaya yang akan dilakukan pihaknya untuk memberantas para pelaku yang telah meresahkan masyarakat kota Medan ini menjelaskan saat ini pihaknya telah berupaya menekan kasus modus pencurian kereta tersebut. Salah satunya dengan melakukan penertiban pedagang sparepart bekas yang berjualan di sepanjang Jalan AH Nasution/Tritura Medan Johor. Selain itu, pihaknya juga mengaku sedang fokus menyelidiki jaringan pelaku pencurian modus tabrak ibu maupun tabrak adik.

"Saat ini upaya preventif salah satunya, 'kan kita sudah melakukan penertiban di lokasi penjualan sparepart bekas yang diduga menjadi tempat penjualan barang-barang hasil curian.

Kemudian kita lagi melakukan pengembangan dari jaringan-jaringan pelaku pencurian (tersangka) yang telah diamankan pihak kepolisian,'' tandas Kapolsek. ***

Photo ; Korban tipudaya pencuri saat membuat laporan di Polsek Delitua