Kamis, 9 July 2020

SATPOL AIRDASU Gagalkan Penyeludupan Trenggiling ke Malaysia


>> hendrik-rompas, belawan

Kapal patroli KP.II 101 Satuan Polisi Airdasu dengan Komaandannya Aipda Pol Lubis SH ketika melaksanakan tugas patroli rutinya diperairan Batu Bara Kaabupaten Serdang Bedagai pada Jumaat 18 Januari 2013 berhasil menangkap kapal ikan tampa selar bermuatan 102 ekor Trenggiling yang akan diseludupkan ke Malaysia .

Menurut keterangan Dir Pol Airdasu AKBP Ario Gatut Kristianto didampingi para stapnya di Makonya di Jalan Taman Makam Pahlawan Belawan , pada hari Jumaat tanggal 18 Januari 2013 sekitar pukul 04.30 wib pada posisi 03-15”-00” Lintang Utara-99-35”-00” Bujur Timur atau lebih kurang 2 Myl arah Timur Laut dari Lampu Kwala Tanjung Tiram Kabupaten Baru Bara menangkap kapal ikan tampa selar dan tampa nama bermuatan 102 ekor Trenggiling binatang yang dilindungi UU Konservasi Sumber Daya Alam .

Untuk proses lebih lanjut kapal ikan tampa nama dan tampa nomor selar bersama 4 orang ABK ( anak buah kapalnya ) diseret ke Belawan dan tiba didermaga Sat Pol Airdasu pada Jumat 18 Januari 2013 pukul 13.30 wib .

Setelah kapal disandarkan didermaga Sat Pol Airdasu Belawan kemudian muatannya diperiksa petugas dan dalam pemeriksaan itu didapati 8 keranajang plastik berisi 15 ekor Trenggiling dan setelah ditotal seluruhnya berjumlah 100 ekor Trenggiling yang hidup dan 2 ekor yang sudah mati .

Sementara itu 4 orang ABK kapal ikan yang tampa nama dan tampa selar ini masing masing Suparmin ( 44) sebagai Nachoda kapal penduduk Dusun I Padang Serundi Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara .

Zulkipli ( 39) ABK Kapal ikan penduduk Desa Pahang Lingkungan VII Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara , Muhammad Rifai (18) ABK kapal ikan penduduk Desa Kuala Indah Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara dan Aril (36) ABK kapal ikan penduduk Desa Lima Laras Lingkungan II Kecamatan Lima Laras Kabupaten Batu Bara .

Dalam pemeriksaan petugas ke 4 orang ABK kapal ini mengaku hanya sebagai pengantar Trenggiling ke Malaysia dengan upah sebesar Rp 2500.000 untuk sekali berangkat , sedangkan pemiliknya berada dikawasan Binjai Baru Kisaran .

Menurut Dir Pol Airdasu AKBP Ario Gatut Kristianto ke 4 orang ABK kapal ikan tamapa namaa dan tampa nomor selar ini melanggar Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf a UU No.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengana aanacaman Hukuaman Pidana Penjara selama 5 Tahun dan denda Rp 100 seratus juta rupiah .

Sedangkan barang bukti yang disita berupa kapal ikan tampa selar dan tampa nama berikut peralatannya , sedangkan Trenggiling yang berhasil digagalkan oleh petugas kapal patroli untuk diseludupkan ke Malaysia akan diserahkan ke Balai Konservasi Alam dan selanjutnya akan dilepaskan ke habitatnya. ***