Rabu, 14 November 2018

Dua Kapal Malaysia Ditangkap Petugas Kelautan Saat Mencuri Ikan


>> hendrik-rompas, belawan

Dua kapal ikan milik negara Malaysia di perairan RI tertangkat petugas Dinas Kelautan saat melakukan penangkapan ikan, . Saat ini kedua kapal itu masing masing PKFB 1597 dan KHF 1959 ditahan oleh Pengawas Perikanan Direktorat Jendral Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, untuk diproses lebih lanjutdi Gabion Belawan, Senin (11/3).

Menurut keterangan para nelayan lokal yang setiap saat kapalnya sandar didermaga KUD milik Akui Cina keturunan warga Medan, kedua kapal nelayan Malasyia hasil tangkapan kapal Patroli Hiu 006 tiba tengah malam sekitar pukul 23.00 wib .

Menurut sumber yang tak mau namanya disebutkan. Setelah kedua kapal ikan hasil tangkapan milik Negara Malasyaia ini disandarkan didermaga, petugas petugas gudang yang terdiri dari oknum oknum TNI berbaret Marah ini langsung diperintahkan oleh pemilik gudang untuk membongkar muatannya.Ikan yang bagus ukuran besar, Udang, Cumi cumi langsung diambil , sedangkan ikankecil kecil dan telah busuk dikembalikan lagi kedalam palka kapal yang seolah olah muatan kapal ikan masih utuh belum diusik usik.

Setelah selesai,kemudian ikan,udang dan cumi cumi ini langsung dimassukkan kedalam Tong Piber (Tempat Ikan) kemudian petugas gudang langsung memberikan es kesetiap Tong Piber yang jumlahnya sekitar 20 tong dan langsung dinaikkan keatas mobil Box yang sebelumnya sudah dipersiapkan kemudian dibawa ke Medan.

Pada Selasa 12 Maret sekitar pukul 14.30 wib kedua kapal ikan hasil tangkapan petugas kapal patroli Hiu 006 milik Pengawas Perikanan Direktorat Jendral Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, muatan kedua kapal ini dibongkar dikawal sejumlah oknum petugas.

Ikan dari kedua kapal Malaysia ini langsung dimasukkan kedalam gudang , sementara itu pemilik gudang Akui langsung memerintahkan anggotanya untuk menimbang seluruh ikan ikan yang busuk ini untuk ditaksir harganya .

Sekitar 30 menit kemudian datang petugas Stasiun Pengawasan KKP Belawan langsung melalang ikan ikan yang sudah busuk ini kepada pemilik gudang Akui, namun pelealangan ikan hasil tangkapan ini tidak ada disaksikan oleh petugas Lelang, kemudian pemilik gudang bersama petugas KKP Belawan terlihat tersenyum senyum meninggalkan lokasi lelalang dan masuk kedalam ruangan milik Akui yang ada digudang KUD.

Kepala Stasiun Pengawasan KKP Belawan Ir Muchtar bersama Nachoda Kapal Patroli Hiu 006 milik Pengawasan Perikanan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan yang saat itu berada diatas kapal ketika dikonpirmasi wartawan, wartawan tidak dibenarkan untuk menemui kedua pejabat ini oleh ABK ( anak buah kapal ) Hiu 006 ini dengan alasan mereka sedang sibuk tidak bias diganggu keta ABK kapal patroli ini.***