Sabtu, 22 September 2018

Putra Danau Toba Dilatih Jadi Guide Andal


#amelia, medan
Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT), Arie Prasetyo, menyatakan, pemerintah berencana menyiapkan sejumlah putra daerah untuk bisa melanjutkan pendidikan pariwisata ke Bandung. Tujuannya agar semakin banyak lahir guide-guide (pemandu wisata) lokal yang berkualitas.

“Bagian dari pariwisata itu bukan hanya melihat yang cantik, tapi juga kesan. Dengan kesan yang baik, maka wisatawan akan kembali,” paparnya usai pelantikan Forum Jurnalis Pariwisata Danau Toba di Hotel JW Marriott Medan, beberapa waktu lalu.

Ia mengemukakan, cukup banyak upaya dalam meningkatkan pariwisata kawasan Danau Toba. Selain pembangunan Bandara Silangit, bakal dibuka penerbangan internasional langsung ke Silangit melalui penerbangan berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC). “Sebenarnya penerbangan internasional sudah dimulai oleh PT Malindo dengan penerbangan 4 kali seminggu dari Bandara Subang-Kuala Lumpur-Silangit. Rencananya pada Oktober 2018, akan masuk Air Asia dengan rute Kuala Lumpur-Silangit,” tuturnya.

Peningkatan layanan LCC ini, kata Arie, dilakukan lantaran berkisar 75-80 persen wisatawan yang datang melalui jalur udara. Tak hanya menambah jumlah penerbangan, dilakukan juga peningkatan destinasi wisata berupa atraksi di sekitar kawasan Danau Toba. “Tidak hanya atraksi di Parapat dan Samosir saja, namun juga atraksi di destinasi lain kawasan Danau Toba, bisa di Balige juga Bakkara,” ujarnya.

Selain itu, Arie mengklaim akan ditingkatkan juga sistem informasi di kawasan Danau Toba, sehingga bisa meningkatkan waktu kunjung wisatawan. “Jadi kalau selama ini di Hutaginjang wisatawan hanya melihat view (pemandangan), foto-foto yang hanya dalam 10 menit saja. Tapi jika dilengkapi dengan penyampaian informasi, tentang wilayah Parapat, Balige atau lainnya, maka akan semakin tertarik wisatawan,” tandasnya. ***

Teks Foto: Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT), Arie Prasetyo, saat menghadiri kegiatan Forum Jurnalis Pariwisata Danau Toba di Hotel JW Marriott Medan, beberapa waktu lalu. Foto Amelia