Kamis, 15 November 2018

Ribuan Bikers bakal Kumpul di Medan


#mahbubah, medan
Kota Medan akan diramaikan dengan kehadiran ribuan bikers, baik sepeda motor maupun sepeda dari berbagai komunitas yang ada di Indonesia dan manca negara, Kamis (29/11/2018) hingga Minggu (2/12/2018) di Lapangan Benteng Medan.

Menurut Ketua Umum XTrim Indonesia, Musa Idishah, perhelatan akbar tersebut sebagai rangkaian kegiatan Indonesia International Bikers Gathering (IIBG) bertajuk “Beyond Riding” yang merupakan penggabungan even Sumatera Bike Week (SBW) 2018 dan XTrim Sumatera Xpedition (XSX). “Selain untuk membantu sektor pariwisata Sumatera Utara, kegiatan ini dimaksudkan sebagai ajang berkumpulnya ribuan komunitas klub roda dua baik motor maupun sepeda Indonesia dan mancanegara,” ungkapnya di Medan, beberapa waktu lalu.

Ia mengklaim, kegiatan ini didasari keinginan pihak Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Sumut dan XTrim Indonesia untuk membuat even skala besar. "Ini even pertama menggabungkan kegiatan motor trail dan Harley Davidson, bahkan kita gabungkan dengan sepeda. Dalam pelaksanannya nanti seperti layaknya bike week, kita mengajak seluruh komunitas roda dua berkumpul di Lapangan Benteng dengan berbagai kegiatan di dalamnya," papar pria yang karib disapa Dodi itu.

Dijelaskannya, ada dua kegiatan touring yang bakal dilakukan pihak HDCI Sumut dan Xtrim Indonesia pada Sabtu pagi (1/12/2018). Khusus HDCI, kata Dodi, akan touring ke kawasan Danau Toba sekaligus menanam bibit pohon aren dan penaburan benih ikan. Sementara Xtrim, melakukan X8 dengan melintasi rute menantang sejauh 116 km di kawasan Kabupaten Deliserdang, mulai Marindal Medan hingga menembus Pancurbatu, Deliserdang. “Para peserta X8 dan SBW 2028 harus sudah tiba di Kota Medan sore hari. Target peserta X8 sebanyak 1.000 orang. Malamnya, acara puncak. Ada pemotongan kue ulang tahun XTrim ke 15 dengan panjang 15 meter bersama HDCI Sumut, klub biker dan undangan lainnya," urainya yang saat itu didampingi Ketua Harian XTrim Indonesia, CHJ Gultom dan Kepala Bidang Rescue XTrim Indonesia, Barja Sakti. .

Dodi menyatakan, sebanyak 20 bikers dari luar negeri seperti Brasil, Spanyol, Malaysia, Finlandia, Australia, dan Amerika Serikat, termasuk juara 3 kali berturut turut, Endurance Australia, Mitch Harper. "Soal akomodasi, mereka urus sendiri. Hanya kita pinjamkan mereka motor sebagai bentuk apresiasi karena regulasi izin membawa motor ke Indonesia cukup sulit didapat," ujarnya lantas menambahkan, peserta X8 akan mendapatkan kupon lucky draw dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama berupa satu unit rumah.

Pihaknya juga mengundang Museum Rekor Indonesia (MURI), karena target peserta sebanyak 4.000 orang ditambah ribuan sepeda bisa mewujudkan kegiatan tersebut tercatat dalam rekor MURI. "Kami akan menanyakan MURI bagaimana penilaiannya, karena akan terpisah harinya antara acara klub motor dan sepeda. Apa lagi kalau digabungkan dalam satu hari tentunya akan ramai sekali," sebutnya.

Ia menegaskan, sejumlah kegiatan yang digelar pihak Xtrim Indonesia tidak pernah menggunakan dana dari pemerintah, mengingat hal ini sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak sektor pariwisata Sumut. “Tawaran bantuan dari pemerintah ada, tapi kami selalu menolak,” tukasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua HDCI Kota Medan, T Rinel menargetkan 1.000 peserta dari klub Harley seluruh Indonesia dan luar negeri ikut andil, termasuk ribuan peserta dari klub motor CC kecil hingga menengah. “Target peserta itu sesuai harapan Ketua HDCI Sumut, Musa Rajeckshah agar HDCI Sumut atau komunitas Harley Davidson bisa memberikan kontribusi dalam kemajuan pariwisata di Sumut,” sebutnya.

Secara terpisah, Humas HDCI Sumut dan IIBG, Dedi Dermawan, mengatakan, kegiatan tur SBW 2018 mengambil start dari Lapangan Benteng, Sabtu (1/12) pagi dan melibas trek menuju Danau Toba sejauh170-an km dengan berbagai karakter lintasan. "Sejumlah kegiatan akan digelar seperti sunatan massal untuk 150 anak yatim, donor darah, penghijauan dan penanaman bibit pohon aren di Aek Nauli, tempat konservasi gajah di Aek Nauli, melepaskan ribuan bibit ikan di Danau Toba, pemberian santunan anak yatim di lokasi yang disinggahi, bantuan alat olahraga, komputer ke sekolah di desa yang dilalui," tandasnya.***.