Kamis, 15 November 2018

Kejuaraan Catur Piala Pangdam I/BB

Akhyar Tes Pecatur Nasional


#rafra, medan

Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi  menghadiri pembukaan kejuaraan catur  memperebutkan Piala Pangdam I/BB di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (9/11/18). Dalam kejuaraan catur yang  yang dibuka langsung Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah  dan meyediakan hadiah total Rp.100 juta, Wakil Wali Kota sempat ikut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi melawan  salah seorang pecatur yang menyandang  gelar Master Nasional (MN).

Kejuaraan catur ini digelar dalam rangka untuk menyambut Hari Pahlawan 10 November. Selain menyalurkan hobi para pecatur yang ada di Sumut, kejuaraan ini juga diharapkan dapat membangun dan mengembangkan olahraga catur                sebagai ajang mencari bibit-bibit pecatur yang nantinya dapat dijadikan sebagai atlet.

Kemudian kejuaraan catur  ini dapat dijadikan asebagai ajang silaturahmi dalam  membangun persatuan dan kesatuan. Di samping itu juga  sebagai komunikasi sosial dalam membangun kemanunggalan TNI dan rakyat. Serta mewariskan dan melestarikan serta mengedukasi masyarakat tentang nilai-nilai kepahlawanan.

Kejuaraan catur yang berlangsung selama tiga hari  mulai 9 sampai 11 Nopember diikuti 268 orang peserta berasal dari 11 provinsi di Indonesia yakni Naggroe Aceh Darusalam, Sumut, Riau, Sumbar, Sumsel, DKI Jakarta, Jabar, Jatim, Sulsel, Sulut dan Kalbar. Ditambah lagi dengan peserta yang berasal dari 19 kabupaten/kota di Sumut.

Ada dua kategori yang dipertandingkan dalam kejuaraan catur ini yakni kategori umum untuk senior putra/putri dan junior putra/putri serta kategori simultan yang diikuti 60 pecatur dan dua pecatur dengan gelar Fide Master Iiternasional. Selain itu kejuaraan catur ini juga diikuti 15 orang pecatur pria dengan gelar MN dan 2 orang pecatur putri dengan gelar MN.

Dalam sambutannya, Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah mengatakan, dirinya ingin Hari Pahlawan tahun ini  menjadi momentum  bagi semua dalam rangka menggalakkan apapun, termasuk catur. Artinya, memalui kejuaraan catur ini, Pangdam ingin  menggalakkan kembali olahraga catur di Sumut.

“Mengapa catur? Sebab, orang Sumut selama ini “identik” dengan catur. Di tambah lagi saya melihat event kejuaraan catur jarang digelar. Untuk itu hari ini kita ingin menghidupkan kembali olahraga catur. Sebab, catur merupakan olahraga yang mengandalkan  adu strategi maupun olah pikir. Hal ini sesuai dengan kondisi saat ini, saya ingin kita dalam berpolitik lebih bagus adu strategi maupun olah pikir,” kata Pangdam. ***