Minggu, 19 May 2019

Akhir Pebruari, Mulai Kejurda Tinju di Medan


#syawal, medan

Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Sumatera Utara (Pertina Sumut) akan menyelenggarakan kejuaraan daerah antar sasana se-Sumut, pada awal Februari 2019.

Ketua Umum Pengprov Pertina Sumut, Romein Manalu mengatakan, sejauh ini sudah ada 40 sasana tinju di Sumut yang sudah menyatakan ikut ambil bagian pada kejurda kali ini. Meski begitu Romein mengatakan, kejurda tidak hanya diikuti oleh sasana tinju Se Sumut, namun juga mengundang provinsi lain seperti Aceh dan Pekanbaru.

"Di bulan dua akhir akan ada kegiatan pertandingan tinju antar sasana di Sumatera Utara. Ada lebih kurang 40 sasana di Sumut dari berbagai kabupaten/kota. Pertandingan Antar sasana ini kita buat terbuka juga untuk daerah lain, Pekanbaru dan Aceh kita undang, supaya atlet kita bertemu dengan atlet daerah lain," ujar Romein, Minggu (20/1/2019).

Romein menjelaskan, kejurda antar sasana juga sebagai motivasi bagi para atlet tinju di seluruh kabupaten/kota se Sumut, untuk menunjukan hasil latihan yang dilakukan di masing – masing sasana.

"Kegiatan tinju yang kita buat antar sasana ini untuk meningkatkan semangat mereka latihan, karena tanpa pertandingan memang tidak ada semangat latihan. Jadi kita suruh pun atlet latihan tanpa ada pertandingan yang menunggu mereka, berbeda dengan ada kegiatan yang menunggu mereka dalam event tinju," terangnya.

Selain untuk penyemangat latihan, kejurda merupakan bagian dari persiapan Pertina Sumut dalam menyongsong Pekan Olahraga Provinsi Sumut (Porprovsu) yang dilaksanakan Juni mendatang. Porprovsu tersebut juga sebagai ajang selekda para peboxing mengikuti prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) 2019.

"Karena dengan adanya kejuaraan antar sasana ini merupakan bagian dari persiapan untuk Porprovsu. Sementara Porprovsu akan menghasilkan orang-orang yang akan dibawa ke Pra PON. Jadi mereka harus tetap berlatih," tegasnya.

Romein juga mengharapkan kejurda akan menjadi agenda rutin Pertina Sumut dalam memperbanyak jam terbang atlet sebelum berlaga di event skala nasional. "Karena di tingkat nasional kita nanti sebelum bulan Agustus akan ada persiapan pra PON. Kemudian di bulan September kegiatan pra PON dilaksanakan di wilayah bagian barat," ungkap Romein. ***