Senin, 30 March 2020

Akhyar Kembali Tinjau RSU Sari Mutiara

Pemko Medan Sipakan Rp100 Miliar Tanggulangi Covid19


#isvan, medan

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi kembali meninjau RSU Sari Mutiara di Jalan Kapten Muslim, Sabtu (21/3/2020). Ini merupakan ketiga kalinya Akhyar meninjau rumah sakit pasca ditunjuk dan ditetapkan Gubsu Edy Rahmayadi sebagai tempat screening awal penanganan corona virus disease (Covid-19) untuk warga Sumut termasuk Kota Medan, Rabu (18/3/2020) lalu. 

Didampingi Dandim 0201/BS Kol Inf Roy J Hansen Sinaga, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Kota Medan, tim medis dan tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Medan, Akhyar ingin lebih memastikan kembali kesiapan tim dan peralatan medis yang akan digunakan dalam melayani masyarakat.

Terhitung hingga saat ini, ada 7 rumah sakit swasta di Kota Medan yang ikut tergabung dalam  tim penanganan Covid-19 sebagai bentuk dukungan, kerja sama dan sinergitas membantu tugas pemerintah terutama Pemko Medan. Nantinya, tim medis rumah sakit akan bertugas secara bergantian dengan jam tugas masing-masing selama 8 jam. Selain itu, mobil ambulance juga tetap disiagakan mengantisipasi jika ada pasien yang butuh penanganan lanjutan. "Alhamdulillah, terima kasih kepada semua pihak yang menunjukkan kepedulian untuk bersama-sama bergandeng tangan menyikapi dan menangani wabah Covid-19. Kita pastikan bahwa pemerintah beserta seluruh stakeholder hadir untuk masyarakat," kata Akhyar.

Pasca ditetapkan Kota Medan berstatus siaga Covid-19, Akhyar mengaku Pemko Medan telah menyiapkan pos anggaran sebesar Rp. 100 milyar yang akan digunakan untuk penanggulangan pencegahan maupun penanggulangan dampak sosial yang diakibatkan wabah Covid-19. Terlebih jika angka kasus Covid-19 di Kota Medan terjadi peningkatan yang signifikan.

"Kita tentu berharap wabah Covid-19 ini segera berakhir. Namun, kesiapsiagaan tetap dilakukan lewat pengalokasian dana APBD Kota Medan dan penggunaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan. Kembali kami mengajak semua pihak untuk berperan menciptakan ketenangan di masyarakat  dengan edukasi dan sosialisasi. Lewat kerja sama semuanya tanpa terkecuali, kita harus yakin kondisi ini segera berangsung pulih," harapnya. ***

 

 

 

 

  •  
  •