Senin, 18 November 2019

Walantara Sumut Turut Jaga dan Lindungi Lingkungan Hidup


#hendrik-rompas, belawan

Setelah terbentuk nya Wahana Lingkungan Alam Nusantara (WALANTARA) SUMUT,   Pengurus walantara sumut sudah menyusun program kerja guna pencapaian visi misi dari berdirinya walantara itu sendiri, sesuai UU no 18 thn 2013 . 

Ketua Walantara Sumut, Thomson A Hutahaean SH Saat ditemui di kantornya Jl. Bilal no 99E Sekretaris tidak berada ditempat berhubung sedang melaksanak tugasnya keluar kota tapi , Sekretaris M. Syapri Brahmana yang memberikan kometarnya tentang wacana Walantara sumut.

Sesuai dengan program pemerintah untuk  menjaga lingkungan hidup di negeri kita ini, maka Walantara Sumut turut serta memelihara, melestarikan dan memberikan perlindungan terhadap lingkungan hidup, guna menjaga kelestarian dan keseimbangan ekosistem bumi secara 

keseluruhan dan terintegritas.

Dalam rangka menjaga lingkungan hidup yang  berkelanjutan , untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, maka Walantara  sumut akan melaksanakan kegiatan seperti, memberikan advokasi terhadap masalah lingkungan hidup, menjembatani kepentingan masyarakat dengan   pihak pemerintah dan pihak lain apabila terjadi masalah hukum lingkungan hidup, meningkatkan partipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian alam .

M Safri  Brahmana juga mengatakan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan mengadakan penanaman sejuta pohon di sepanjang sungai Deli dan Baburah mulai dari hulu ke hilir, hal ini akan di lakukan secara bertahap, Serta kita juga akan melakukan pendekatan dengan para remaja pecinta alam, dan pihak lain untuk bersama sama menjaga kelestarian alam , karena tidak bisa di pungkiri tanggungjawab untuk menjaga alam ini bukan hanya tugas pemerintah namun 

peranserta masyarakat luas sangat lah besar. 

Terkait persoalan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh perusahan yang membuang limbah tampa memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan Walantara akan mensosialisasikan dengan pihak terkait.

Namun kalau ada pihak yang membandel atau mengabaikan maka walantara akan bekerjasama dengan dinas lingkungan hidup dan kepolisian untuk menindak tegas sesuai dengan uu 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolan lahan hutan, uu no 18 yahun 2013 tentang

pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, Peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan no 38 tahun 2019 tentang jenis usaha/kegiatan yang wajib memiliki analisa mengenai dampak lingkungan dinegara NKRI ini jelas, M.Syafri Brahmana. ***

Foto Sekretaris Walantara Sumut. (*)