Kamis, 21 November 2019

Tuah Deli Desak Gubsu Perhatikan Tanah Adat Masyarakat Melayu


#sakina, medan

Ketua Umum (Ketum) DPP Lembaga Budaya Melayu Tuah Deli, OK Rizal desak Gubernur atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara dan PTPN 2, jangan menunda-nunda atau perlambat proses pelepasan tanah dari lahan eks HGU PTPN 2 untuk penghargaan kepada masyarakat Melayu.

"Karena judulnya adalah pemberian penghargaan kepada masyarakat Melayu, maka, seharusnya proses distribusi pelepasan tanah tersebut tidak berlarut-larut lamanya sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat," ujar OK Rizal kepada Wartawan di Medan, Sabtu 15/6/2019.

Menurut Ketum LBM Tuah Deli ini menambahkan, semestinya dengan peruntukannya yang jelas tersebut, pihak terkait seperti PTPN 2, Gubernur atas nama Pemerintah Daerah Sumatera Utara dan BPN sudah bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi untuk tanah yang diberikan sebagai penghargaan kepada masyarakat Melayu.

Sebagai lembaga yang lahir dari masyarakat Melayu, LBM Tuah Deli akan mengawal dan mendorong penyelesaian tanah ini cepat terealisasi. Apalagi, saat ini kehadiran para Sultan sebagai pemangku adat masyarakat Melayu di Sumatera Utara masih ada, eksis, dan memiliki legalitas yang sempurna, sehingga tidak ada lembaga atau organisasi yang berhak menyebut-nyebut memiliki hak untuk mewakili masyarakat Melayu terhadap tanah eks HGU PTPN 2 itu.

"Gubernur dan PTPN 2 harus menghargai para Sultan, yang merupakan Raja dan pemangku adat yang diakui oleh masyarakat Melayu, merekalah yang punya kuasa berembug juga mewakili kami untuk semua urusan yang berkaitan dengan masyarakat Melayu ini, khususnya soal tanah tersebut. Maka, atas nama lembaga Tuah Deli akan segera mengirimkan surat kepada para Sultan untuk membentuk majelis para Sultan dan membahas permasalahan tanah ini. Tuah Deli juga akan menyurati Gubernur untuk memperhatikan permasalahan yang mencuat terkait tanah eks HGU PTPN 2 yang diberikan sebagai penghargaan kepada masyarakat Melayu," kata OK Rizal mengakhiri. (*)