Jumat, 19 April 2019

Sumatera Utara Pelopor Pers di Indonesia

Sekda Provsu Buka Pameran Satu Abad Surat Kabar Sumut


#jack, medan

Sumatera Utara merupakan pelopor pers di Indonesia. Banyak hal yang membanggakan dari penerbitan pers masa lalu di Sumut. Salah satunya, Sumut memiliki penerbitan pers terbanyak di Indonesia, yaitu 147 terbitan surat kabar selama periode tahun 1880 hingga 1942.

Hal tersebut dipaparkan oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Sabrina ketika membuka “Pameran Satu Abad Surat Kabar Sumatera Utara” yang diadakan Biro Humas Keprotokolan Setdaprovsu bersama dengan Pusat Studi Sejarah dan Ilmu Sosial Universitas Medan, serta Rumah Sejarah Medan di lobi Kantor Gubsu, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (6/2/2019).

Berdasarkan bukti otentik, Sumatera Utara memiliki 3 pelopor koran perempuan pertama di Indonesia. Di antaranya Perempuan Bergerak (Medan, 1919), Soeara Iboe (Sibolga, 1932), Boroe Tapanoeli (Kotanopan, 1940). Selain itu, di Sumatera Utara juga memiliki koran pertama di Indonesia yang menggunakan kata ‘Merdeka’ sebagai namanya.

“Beberapa puluh tahun lalu, koran menjadikan dirinya sebagai alat perjuangan, ini bisa menginspirasi kita kalau dulu koran berfungsi untuk perjuangan, tapi kini koran bisa mengisi pembangunan pasca perjuangan kemerdekaan,” kata Gubsu.

Sumut memiliki tokoh pers yang mendapat gelar ‘Raja Delik Pers’ di Indonesia yang bernama Parada Harahap. Julukan tersebut didapatnya lantaran ia sering mengkritisi Belanda dalam pemberitaan, sehingga Parada pernah 12 kali terkena delik yang mengakibatkan dirinya harus keluar masuk penjara.

Selain itu Sumut memiliki 3 koran dan majalah perjuangan pada masa pendudukan Sekutu atau Belanda (1945-1949). Soeloeh Merdeka, Mimbar Oemoem, Waspada. Dua diantaranya yakni Mimbar Umum dan Waspada bahkan masih terbit hingga kini. “Hebat ini Mimbar Oemoem dan Waspada masih eksis dari zaman dulu sampai sekarang, mari kita berikan apresiasi kita,” ujarnya.

Selain itu, Gubsu mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional 2020.  “Kita semua siap, mari kita bersama-sama kita sukseskan HPN 2020 sebagai tuan rumah, bukan hanya pemerintah, melainkan seluruh lapisan masyarakat menjadikan Sumut sebagai tuan rumah yang baik,” ujarnya.

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah juga memberikan apresiasi terhadap pameran yang akan berlangsung hingga 8 Februari 2019 tersebut. Wagubsu bangga, ternyata Sumut merupakan pelopor pers di Indonesia. Menurutnya, dengan pameran tersebut, generasi muda bisa mengetahui peran pers di Sumatera Utara pada masa lalu.

“Ternyata kawan-kawan pers Sumatera Utara telah ikut memperjuangan kemerdekaan pada masa lalu, kita berharap ke depan perusahaan media yang masih aktif saat ini bisa ikut memberitakan apa yang kita lakukan, karena tanpa media tidak mungkin sampai apa yang kita lakukan,” ujar Wagubsu saat diwawancara usai melihat-lihat surat kabar yang dipamerkan.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Dewan Kehormatan PWI Sumut Sofian Harahap, Wakil Rektor II Unimed Dr Restu, wartawan, akademisi, serta sejumlah mahasiswa dari sejumlah kampus di Medan.***

FOTO: nSekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Hj.R.Sabrina mewakili Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi membuka Pameran Satu Abad Surat Kabar Sumatera Utara dalam rangka Hari Pers Nasional 2019 di Lobby Kantor Gubernur Sumatera Utara Jl. Diponegoro No.30 Medan. Rabu (06/02). ***