Kamis, 25 April 2019

Stunting Generasi Emas Asahan, TP PKK Komit


#jaka, asahan

Upaya menghadirkan generasi emas Indonesia, khususnya di Kabupaten Asahan masih dibayangi kehadiran stunting yang merujuk pada kondisi tinggi badan anak yang lebih pendek dari tinggi badan yang seumurannya menjadi salah satu kendala penanganan di Kabupaten Asahan.

Demikian disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Hj. Winda Fitrika Gama Simatupang dalam setiap pertemuannya bersama seluruh pengurus PKK kabupaten, kecamatan dan desa/ kelurahan se-Asahan di wilayah Asahan yang dikunjunginya.

Menurut data dari Dinas kesehatan Kabupaten Asahan, Indonesia pada saat ini sedang mengalami masalah dengan stunting, hasil riset kesehatan dasar tahun 2013 menunjukkan prevalensi stunting mencapai 37,2 %. Stunting terjadi diakibatkan kekurangan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK).

Menyikapi hal tersebut, TP PKK Kabupaten Asahan merasa terpanggil dan hadir untuk menampik dan menghidari dilema stunting yang sudah lama menjadi program organisasi pendamping pemerintah itu.

Ketua TP PKK Hj. Winda Fitrika berkomitmen penuh untuk menekan angka stunting di Kabupaten Asahan dengan ragam kegiatan yang berhubungan dengan penanganan stunting itu sendiri.

Menurut Winda, penanganan stunting dapat ditekan dari mulai dalam kandungan dengan perbaikan gizi dan kesehatan ibu hamil, mendorong para ibu untuk melakukan pemeriksaan kehamilan minimal 4 kali dalam satu bulan serta memberikan tablet tambahan darah minimal 90 tablet selama kehamilan. 

Seorang Ibu hamil Rodiyah mengatakan, bahwa Ketua TP PKK Hj. Winda secara rutin melaksanakan pertemuan dengan seluruh Pengurus PKK kecamatan sampai ke tingkat desa, bahkan tidak jarang terjun langsung untuk meninjau  program Senam Ibu Hamil, Sosialisasi Ibu Hamil, dialog Interaktif seputar kehamilan dan kesehatan Ibu Hamil dan Cuci Tangan Pakai Sabun. "Iya, ibu Winda Istri pak bupati sering terjun langsung ke desa bertemu dengan ibu-ibu hamil," kata Rodiyah yang umur kehamilannya 7 bulan. ****