Senin, 20 January 2020

Rumah 450 KK Warga Sicanang Retak Akibat Getaran Mesin PLN


#hendrik-rompas, belawan

Belawan hanya memberikan janji saja kepada warga yang rumahnya retak retak akibat yang ditimbulkan gegar mesin PLN.

Menurut keterangan warga Lingkungan lX, Anwar bahwa rumah warga yang mengalami retak dibahagian sindingnya tersebut sebenyak 480 unit rumah milik nelayan. Retaknya dinding tembok rumahnya tersebut sejak bulan Agustus 2017 yang lalu akibat dari gegar mesin PLN.

Rumah yang mengalmi retak retak tersebut sebanyak 480 unit dari mulai Lingkungan 11 Kepla Lingkunganya Jonson Lumban Siantar,Lingkuan lll Kepala Lingkungannya Ikrah, Lingkungan IX Kepala Lingkuannya Ustad Hatta,Lingkungan V Kepala Lingkungannya Yusuf, Lingkuan 8 Kepala Lingkungannya Rudi Hutagalung dan Lingkungan 13 Kepala Lingkunganya J Aritonang.

Ditahun 2017 yang warga di Kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan ini telah melaporkan ke PT PLN Medan, pihak PT PLN waktu itu berjanji akan melihat langsung ratusan rumah warga yang mengalami retak retak tersebut tapi janji PT PLN itu hanya janji tinggal janji saja hingga sekarang ini janjinya tidak ditepatinya maka kami resah.

Sementara itu Lurah Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan, Zulkipli membenarkan dan telah menerima laporan dari warganya yang rumahnya retak retak akibat getaran mesin PLN.Menurut Zulkipli, Kejadian tersebut sudah cukup lama dan waktu itu saya belum menjadi Lurah disini.

Camat Medan Belawan, Ahmad SP saat dikonpirmasi wartawan ini dikantornya mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari Lurah Sicanang Belawan bahwa ada sebanyak 480 unit rumah yang retak retak temboknya terdampak getaran mesin PLN Belawan.Ahmad SP berharap kepada PLN Sumatera Utara untuk segera menindak lanjuti laporan warga tersebut. Jangan sampai nantinya warga mendatangi PLN Medan secara beramai ramai. ***

Foto rumah Anwar yang retak retak. (*)