Selasa, 12 November 2019

Pengguna Jalan Tool Resah Alat Berat Keluar Masuk ke PT MJB


#hendrik-rompas, belawan

Warga pemilik mobil yang menggunakan Jalan Tool dipastikan aman dan nyaman tampa adanya hambatan. Tapi dipersimpangan jalan Tol Buaya Kampung Salam warga yang menggunanakan mobil menuju ke Medan setiap saat terhambat karena sejumlah alat berat pengangkut kontiner dengan bebasnya keluar masuk kedepo kontiner milik PT Mitra Jaya Bahari (MJB ). Hal tersebut Sudah berlangsung cukup lama tapi pihak Penerintah terkesan tutup mata atau membiarkannya.

Hal tersebut dikatakan, Fahruzam warga Belawan saat bersama keluarganya mau ke Medan menggunakan mobil melalui jalan Tool dari Simpang Buaya Kampung Salam.Mobilnya nyaris menabrak truk treler pengangkut Kontiner yang secara mendadak keluar dari jalur sebelah kiri jalan.

Sejak kejadian tersebut kami masih troma dan katanya melalui jalan Tool aman dan nyaman tapi kenyataannya nyawa kami hampir melayang digilas truktreler. Yang jelasnya semboyan nyaman dan aman itu hanya cerita doang tidak sesuai paktanya di jalan Tool Belawan.

Hal yang senada juga disampaikan, Thomson Hutahean SH, saat melintas di Jalan Tool Kampung Salam Belawan mobilnya nyaris ditabrak truk treler pengangkut Kontiner yang baru keluar dari depo kontiner milik PT MJB pada Senin pagi (01/7/2019).Kami merasa heran dan resah mengapa PT MJB kok bisa membuat jalan disebelah lanjur kiri yang khusus untuk menuju ke Medan dari Jalan Tool Belawan. Itukan sudah menyalahi aturan yang ada dan mengapa Jasa Marga kok diam saja.

Yang lebih hebatnya lagi, Drenace yang ada dipinggirJalan Tool tersebut ditimbun sepanjang 100 meter lebih karena dibuat untuk jalan oleh PT MJB untuk alat alat beratnya mengangkut kontiner.Akibat drenace itu ditutup PT MJB jika pasang air laut, airnya menggenangi rumah rumah warga pada umumnya perumahan warga Belawan.

Kami berharap kepada pihak terkait untuk segera menutup Jalan yang dibuat oleh PT MJB karena telah menyalahi peraturan dinegara Indonesia, jangan sudah ada korban jiwa baru sibuk.

Sementara itu sejumlah pengamat seperti H Irfan Hamidi ketua DPP Kaumi Pusat dan H B Horas Hutahean tokoh Pemuda Belawan mengatakan bahwa PT MJB sudah membuka jalan dipintu tool untuk kepentingan perudahaan secara pribadi telah mengganggu perlintasan tool.PT MJB membuka jalur alternatif telah menutup saluran air ( Resapan air) seperti kanal dan anak sungai sehingga air pasang menggenangi rumah rumah warga. ***

Foto jalan alternatif yang dibangun MJB.(*