Selasa, 21 November 2017

MTsN 2 Medan Fokus Benahi Lingkungan Hidup


#ferry, medan
Keseriusan pihak Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Medan terhadap lingkungan hidup menuai pujian dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara.

“Lingkungan hidup butuh kepedulian dan konsistensi dari pelakunya. Itu sudah diperlihatkan pengelola di sekolah ini dengan suasana yang asri,” papar Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Peningkatan Kualitas Air Sungai Belawan-Deli, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, Ir H Taufik Batubara MSi, saat berdialog dengan para staf pengajar MTsN 2 Medan, di aula sekolah tersebut kawasan Jalan Peratun Medan, akhir pekan lalu.

Ia menilai, penataan tanaman di sekolah ini tergolong baik. Taufik menyarankan agar pengelola sekolah juga memanfaatkan tanaman produksi yang memiliki usia panen relatif cepat, seperti buah-buahan dan produk hortikultura lainnya. “Cabai, tomat dan semangka atau melon juga bisa ditanam di halaman sekolah,” tukasnya.

Namun, kata Taufik, lingkungan hidup bukan sekadar banyaknya pepohonan rindang. Menurutnya, banyak aspek yang harus diperhatikan, salah satunya, masalah drainase atau saluran pembuangan air. “Jika drainase lancar maka areal sekolah akan terbebas dari genangan air dan lahan bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan yang bermanfaat,” ungkapnya lantas menyatakan, drainase yang tidak lancar juga menjadi sumber penyakit yang mengancam kesehatan penghuni sekolah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Saiful Adrian, mengakui drainase di sekolah itu masih perlu diperbaiki karena kerap tergenang saat hujan. Diperkirakannya, drainase yang tidak lancar akibat kesalahan awal saat membangun dulu. “Posisi sekolah ini berada di cekungan dan hal itu diperparah dengan saluran pembuangan keluar yang tertutup,” sebut Saiful.

Padahal, pihaknya secara rutin membersihkan parit di depan sekolah. Hanya saja, karena posisi sekolah yang tidak mendukung, upaya tersebut tidak banyak membantu. "Selama ini kita punya program 'Sabtu Bersih' dan punya Divisi Lingkungan Hidup dengan anggota bernama 'Laskar Hijau' yang bertugas untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah," urainya.

Hal itu dibenarkan Ketua Guru Rumpun IPA MTsN 2 Medan, Nurjani. Dijelaskannya, beragam kegiatan itu untuk membiasakan para pelajar agar peduli dengan kebersihan dan lingkungan hidup. Ironisnya, setiap hujan, areal sekolah tetap tergenang air. “Kami memang masih kesulitan dengan drainase sekolah ini yang tidak lancar,” keluhnya.***

Teks Foto: Kepala UPTD Peningkatan Kualitas Air Sungai Belawan-Deli, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, Ir Taufik Batubara MSi (baju Korpri) foto bersama dengan staf pengajar MTsN 2 Medan, usai berdialog di aula sekolah tersebut kawasan Jalan Peratun Medan, akhir pekan lalu. Foto Fey