Selasa, 21 November 2017

"Kini Kota Binjai Juga Dikelilinggi Jalan Rusak"


#sabar, binjai

Kondisi infrastruktur jalan di Kota Binjai semakin hari kian memprihatinkan. Pasalnya, terdapat beberapa ruas jalan utama yang saat ini kondisinya rusak berat dan sangat tidak nyaman untuk dilalui, sehingga terkesan daerah itu "dikepung" oleh jalanan rusak.

Selain rawan memicu kecelakaan lalu lintas, serta rentan menimbulkan gangguan dan penyakit pernapasan akibat debu yang dihasilkan, kerusakan beberapa ruas jalan turut pula mencoreng wajah Kota Binjai yang sedang menjalankan pembangunan berkelanjutan menuju kota pintar.

Pantauan inimedanbung.com, Selasa (13/11/2017) siang, setidaknya ada enam ruas jalan pada empat dari lima wilayah kecamatan di Kota Binjai yang mengalami kerusakan, akibat permukaan aspal sudah banyak terkikis, serta dipenuhi lubang terjal dan cenderung bergelombang.

Diwilayah Kecamatan Binjai Barat misalnya. Terdapat dua jalan utama yang kondisinya relatif memprihatinkan, yakni Jalan Jenderal Gatot Subroto di Kelurahan Suka Maju, serta Jalan Letda Umat Baki, yang menghubungkan Kelurahan Limau Mungkur, Limau Sundai, dan Payaroba.

Di Kecamatan Binjai Utara, Jalan Perintis Kemerdekaan menjadi jalur perlintasan utama yang saat ini menjadi sorotan warga. Pasalnya, jalan penghubung Kelurahan Pahlawan

Kebun Lada, dan Cengkeh Turi itu, banyak dipenuhi lubang dengan kondisi permukaan aspal yang relatif tidak merata.

Jalan rusak lainnya terdapat di Kecamatan Binjai Timur. Pada wilayah ini, Jalan Ir H Djuanda merupakan jalur penghubung Kelurahan Mencirim dan Timbang Langkat, yang kondisinya cukup memprihatinkan, meskipun kerusakannya tidak separah di Kecamatan Binjai Barat dan Binjai Utara.

Sebaliknya di Kecamatan Binjai Selatan, terdapat dua ruas jalan yang dianggap tidak nyaman untuk dilalui pengendara. Keduanya ialah Jalan KH Samanhudi yang menghubungkan Kelurahan Bakti Karya dan Tanah Merah, serta Jalan Pangeran Diponegoro di Kelurahan Rambung Dalam.

"Hal ini harus jadi catatan penting bagi Pemerintah Kota Binjai, terutama dalam menjamin kenyamanan warganya. Sebab kerusakan infrastruktur jalan di enam kawasan itu lebih disebabkan tingginya mobilisasi kendaraan bertonase tinggi," ujar lsmail Lubis (27), salah seorang tokoh pemuda di Kota Binjai. ***

Keterangan Gambar:  Jalan Pangeran Diponegoro di Kelurahan Rambung Dalam tepat di depan Galon terlihat rusak.***