Senin, 6 July 2020

Formasi, LPM dan Masyarakat Sicanang Tagih Janji Gebsu dan Pemko Medan


#hendrik-rompas, belawan

Jembatan darurat titi 2 penghubung satu satunya dari Kelurahan Sicanang ke kota Belawan dan keberbagai arah yang dibangun 2 tahun lalu oleh pengusaha di Belawan kini kondisinya mereng kekiri dan nyaris roboh kelaut dan kondisi lantainya sudah berlobang lobang dimakan karat.

Bila jembatan darurat yang dilalui ratusan mobil pribadi dan truk pengangkut kebutuhan pokok warga serta ribuan kendaraan roda tersebut roboh kelaut maka 19 ribu jiwa atau 14 ribu KK ( Kepala Keluarga ) akan terisolir tidak bisa keluar masuk dari Kelurahan Belawan Sicanangm untuk mencari nafkah keluarganya sehari harinya.

Akibatnya merengnya dan nyaris ambruknya jembatan tersebut 19 ribu jiwa dan belasan ribu warga Kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan Kota Medan menagih janjinya Bapak Gubenur Propinsi Sumatera Utara dan Pememerintah Kota Medan yang janjinya kepada masyarakat Kelurahan Belawan Sicanang mau membangun secepat mungkin.

Tapi kenyataannya hingga kini jembatan tersebut tidak dibangun bangun. Pondasi yang telah dibangun untuk membuat jembatan baru kini sudah rusak.Dalam perencanaannya,Jembatan tersebut sudah 3 kali dibangun tapi gagal dan kontraktornya di biarkan berkeliaran tampa diambil tindakan oleh yang berwajib.

Untuk itu,Ketua (Porum) Pormasi Masyarakat Kelurahan Belawan Sicanang,Urbanus Togu Silaen bersama Ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Canang, Hariman Siregar SH didamping tokoh masyarakat setempat, Muhamad Faisal pada Sabtu sore (27/06/2020)menagih janji Bapak Gubenur Propinsi Sumatera Utara Bapak Edy Rahyadi dan Bapak PLT Walikota Medan Bapak Ir Ahyar Nasution untuk menepati janjinya akan segera membangun jembatan titi 2 yang baru dan permanen agar masyarat senang dan nyaman saat melintasinya.

Kami 19 ribu jiwa dan 14 ribu KK menagih janji Bapak Bapak pejabat tersebut saat kedua pejabat tersebut meninjau lokasi jembatan yang amburuk tersebut dan yang telah banyak mengambil korban jiwa saat melintasinya. Bila dalam waktu dekat ini jembatan titi ll juga belum dibangun oleh Pemerintah maka jangan salahkan perbuatan masyarakat Kelurahan Belawan Sicanang yang jumlah 19 ribu Jiwa dan 14 ribu KK akan menduduki kantor Gubenur Propinsi Sumatera Utara,kantor Walikota Medan dan kantor DPRD Medan.Kami tidak perlu janji janji manis tapi kami perlu bukti nyata jika memang kedua pejabat tersebut memikirkan Rakyatnya kata Togu Urbanus Silaen didampingi Hariman Siregar dan Muhammd Faisal.Kami siap mengawal dan mengamankan pembangunan jembatan titi ll Sicanang hingga tuntas. ***