Senin, 20 January 2020

Diduga Tempat Peredaran Narkoba, Judi dan Prostitusi

Bantaran Sei Deli Dipenuhi Ratusan “PondClup” Semakin Marak


#herndrik-rompas, belawan

Muspika Medan Utara sengaja membiarkan tempat tempat Maksiat seperti permainan segala jenis perjudian,peredaran Narkoba dan tempat prostitusi.

Seluruh warga yang ada di Medan Utara seperti di Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan kini semangkin heran keberadaan tempat permainan judi, peredaran Narkoba dan tempat Prostitusi yang sengaja petugas tersebut membiarkannya.Seolah olah tempat tempat tersebut dijadikan Bank oleh petugas.

Tempat permainan judi Togel dan Sabung Ayam di Jalan Karo tidak pernah digerebek petugas, tempat maksiat seperti di Jalan Sumatera, di Jalan Veratan Belawan juga tidak pernah diusik petugas.Selain di Belawan dikawasan Medan Labuhan,dipinggiran Kuburan tempat peredaran Narkoba dan dibantaran Sei Deli hingga di Kelurahan Nelayan Indah marak peredaran Narkoba dan permaina judi Togel dan judi Dingdong.

Sementara itu dikawasan Medan Marelan marak peredaran Narkoba,permainan judi Togel, sabung ayam, judi tembak ikan dan oermainan judi Dingdong.Dipasar 7 hingga pasar 9 permainan segala jenis perjudian digelar malahan ditempat ini ada pula petugas berambut cepak dan OKP yang membekingnya.

Kapolda Sumatera Utara, Pangdam l/ Bukit Barisan dan Komandan Lantamal l Belawan diminta agar untuk menindak para pelaku pelaku perjudian tersebut, yang anehnya kata Sumardi (50) dibulan Ramadhan kok mereka mereka itu tidak menghentikan kegiatanya, ada ini? kata Sumardi.

PONDCLUP ( PONDOK CELUP) dikawasan bantaran Sei Deli di kawasan Jalan Datuk Rubiah dari mulai Jalan Inspeksi Titipapan hingga ke Jalan Ileng,dikawasan ini pendatang bebas melakukan Sex didalam pondok pondok ukuran 1m x 2m dengan membayar 2 botol minuman dan makanan seharga RP 50 ribu rupiah bisa berjam jam lamanya didalam pondok dengan pasangan yang dibawanya untuk mencelup.

Seperti yang terlihat dgambar ini,pendatang yang membawa pasangannya langsung langsung disambut pemilik pondok yang berukuran 1x2 m tersebut sambil mengatakan ini yang masih kosong.Pondok pondok yang jumlahnya seratus lebih ini hanya berdinding plastik plastik bekas Baliho atau sepanduk. Pokoknya setelah masuk kedalam pondok ( PONDCLUP)  dijamin aman dan nyaman dan mau mencuci cukup pakai Aqua saja.

Camat Medan Marelan Muhammad Yusus SSTP,Camat Medan Labuhan Rudi Ardiansyah SSTP dan Camat Medan Belawan Ahmad SP saat dikonfirmasi wartawan ini tentang bebasnya permainan judi, prostitusi dan Narkoba tidak berada dikantornya.Menurut salah seorang stafnya Camat sedang rapat bersama Walikota di Medan. ***

Foto Pondclup dibantaran Sei Deli. (*)