Rabu, 16 January 2019

Akibat Pasir dan CPO Ditengah Jalan Banyak Jadi Korban


#hendrik-rompas, belawan

Pasir sisa reklamasi pantai Gabion Belawan dan BBM CPO yang bertumpahan di sepanjang Jalan KLY Sudarso pada Sabtu pagi(29/12/2018) banyak pengendara sepeda motor berjatuhan. Untungnya tidak ada korban jiwa yang tewas saat sepeda motornya terguling ditengah jalan karena licinnya jalan.

Menurut Mujakir warga Kelurahan Belawan Sicanang bersama istrinya Rubiah, yang pagi Sabtu itu bermaksut mengatar istrinya berbelanja di pasar pagi Belawan sepeda motor yang dikemudian terpeleset disimpang Sicanang Belawan. Korban dan istrinya jatuh dan menderita luka luka ini langsung berobat kerumah Sakit Prima Husada milik PT Pelindo l Medan di Belawan.

Masih menurut Mujakir, bukan dia dan istrinya saja terkena musibah tersebut tapi sudah banyak pengemudi sepeda motor yang mengalami nasib yang sama dan berobat dirumah sakit ini akibat luka luka terjatuh dari sepeda motornya.

Pengamatan wartawan ini di Jalan KLY Sudarso pasir dan BBM CPO ini bertumpahan ditengah badan jalan yang dimulai dari Simpang Kampung Salam hingga kekawasan ujung titi di Kelurahan Pekan Kecamatan Medan Labuhan.Pasir pasir yang tumpah ditengah badan jalan tersebut milik PT Pelindo l Medan yang diangkut oleh armada milik PT Waskita Karya menggunakan dum truk ke kawasan Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang.

Sementara itu Sudang Susanti warga Young Panah Hijau Kecamatan Medan Marekan mengatakan,pagi itu sewaktu dia dari Bagan Deli akan menuju pulang dilihatnya ada mobil tangki pengangkut BBM CPO yang baru keluar dari gudang penampungan CPO liar  dikawasan Jalan Raya Pelabuhan Belawan.Saat mobil tangki tersebut melintasi di jalan KLY Sudarso terlihat krannya terbuka dan CPOnya bertumpahan disepanjang jalan.

Kasat Lalulintas Polres Pelabuhan Belawan  AKP MH.Sitorus SH saat dikonpirmasi menyatakan bahwa korban korban yang berjatuhan tersebut akibat jalan KLY Sudarso banyaknya bertumpahan pasir dan BBM CPO membuat jalan menjadi licin ditambah pula oleh basahnya air hujan yang mengguyur kota Belawan. ***

Foto RS Prima Husada tempat korban dirawat. ***