Jumat, 13 December 2019

12 Bank Sampah Terima Bantuan CSR Bank Sumut


# lia,binjai

PT. Bank Sumut Cabang Binjai kembali menyalurkan bantuan dana corporate social responsibility (CSR) ke masyarakat melalui Pemerintah Kota Binjai.

Bantuan yang diberikan melalui program lingkungan hidup, wujudkan Kota Binjai berwawasan lingkungan yaitu peralatan bank sampah, terdiri dari 12 unit becak sampah, dan 91 tong komposter dengan nilai total Rp. 155.698.600,-

Penyerahan yang dilaksanakan PT Bank Sumut Cabang Binjai melalui Pimpinan Operasional Bank Sumut Cabang Binjai Harry Alshuffi ini diterima langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai, dr T Amri melalui Kabid Kebersihan Muhammad Alhuda, S.STP, di kantor DLH, Jalan Jambi, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, Jum’at (01/03/2019).

Dalam sambutannya PO Bank Sumut Harry mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah dan masyarakat Kota Binjai selama ini kepada Bank Sumut.

Menurutnya, sebagai bank daerah yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota diseluruh Sumatera Utara termasuk Kota Binjai, Bank Sumut berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang tinggi bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat diantaranya melalui laba yang diberikan dalam bentuk deviden dan juga dana CSR,ujar Alsuffi.

“sehingga Bank Sumut dapat terus bertahan dan berkembang agar semakin memberikan kontribusi yang lebih baik lagi bagi masyarakat dan kota Binjai kedepannya.” serunya.

Kepala UPTD TPA Halomoan Simangunsong, mengapresiasi bantuan CSR Bank Sumut tersebut, atas kepedulian PT. Bank Sumut kepada masyarakat khususnya terkait lingkungan hidup.      

Halomoan mengatakan saat ini masih dalam momen Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang baru saja diperingati pada tanggal 21 Februari yang lalu.

Halomoan menjelaskan peringatan HPSN muncul atas ide dan desakan dari sejumlah pihak untuk mengenang peristiwa di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005 di mana sampah dapat menjadi mesin pembunuh yang merenggut nyawa lebih dari 100 jiwa. Pada peristiwa naas tersebut, terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan ledakan gas metana pada tumpukan sampah. Akibatnya 157 jiwa melayang dan dua kampung (Cilimus dan pojok) hilang dari peta karena tergulung longsoran sampah yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir  (TPA) Leuwigajah.

Dijelaskannya lagi, persoalan sampah semakin berkembang, bukan saja tentang bau sampah, polusi udara, ataupun pencemaran tanah namun sampah sudah mencemari hingga ke lautan dan tanpa sadar sampah itu pun termakan oleh manusia,melalui ikan yang dikonsumsi manusia, dimana ikan tanpa sengaja telah memakan sampah plastik yang dibuang oleh manusia kelautan.

“solusi terbaik dalam pengolahan sampah yaitu perubahan perilaku manusia dengan melaksanakan pemilahan sampah dari rumah tangga” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kabid Kebersihan dan Angkutan Dinas LH Kota Binjai Muhammad Alhuda juga menyampaikan terima kasih atas dukungan CSR Bank Sumut terhadap persoalan lingkungan hidup. Di Kota Binjai, harapannya dengan bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi kelompok masyarakat Bank Sampah Kota Binjai dalam mendukung penanggulangan permasalahan sampah dan terjaganya kebersihan lingkungan di Kota Binjai.

Turut hadir pada acara tersebut, Kepala UPTD Pengolahan Sampah dan TPA DLH Kota Binjai Halomoan Simangunsong, Ketua Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) Kota Binjai, Iskandarsyah, Perwakilan Bank-Bank Sampah Kota Binjai. ***