Jumat, 24 May 2019

Tiga Pekan Melarikan Diri

Otak Pembunuh Ardin Simanjuntak Ditangkap Polres Asahan


#jaka, asahan

Setelah 3 pekan dalam pelarian, akhirnya Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Asahan berhasil menangkap dan mengamankan otak pelaku pembunuhan Ardian Simanjuntak (26) Dusun VI Desa Sei Lama Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan. Hal ini disampaikan Kapolres Asahan AKBP Yemi Mandagi, S.I.K. dalam konfrensi pers-nya, Kamis (2-8-2018) di halaman Mapolres Asahan Jalan A. Yani Kisaran.

Kapolres Asahan didampingi Kasat Reskrim AKP M Arif Batu Bara, Kasubbag Humas AKP Patar Manurung dan para Kapolsek di jajarannya mengatakan, otak pelaku atas nama Jainuddin Sirait Als Jai Als Udin Als Udin Cilak (26) warga Desa Sei Lama Dsn III Kecamatan Simpang Empat ditangkap di bilangan Sunggal Kota Medan pada tanggal 30 Juli 2018.

Menurut Kapolres, peristiwa pembunuhan itu bermula dari pada Minggu 8 Juli 2018 sekitar pukul 23.30 Wib di Dusun II Desa Pasiran Kecamatan Simpang  Empat Kabupaten Asahan, pelaku An Jainuddin Sirait Als Udin Cilak bersama 3 teman lainnya Eko Als Rembo, Undang dan Iwan Sitorus Als Rehan hendak pulang selepas nonton hiburan organ tunggal di kampungnya.

Pelaku bersama teman-temannya saat yang bersamaan dihalangi oleh para korban Ardian Simanjuntak dan Willy Sumantri (20)  yang mengatakan "Kalau mau cepat dari ataslah".  Sehingga terjadilah pertengkaran mulut dan kemudian  pelaku Januddin Sirait Als Udin Cilak langsung mengeluarkan pisau dan meminta dengan nada keras untuk membubarkan para korban.

Atas perkataan pelaku yang diduga kurang nenyenangkan korban, akhirnya terjadilah perkelahian yang mengakibatkan korban Ardian Simanjutak meninggal dunia akibat luka tusuk di sekujur tubuhnya dan juga korban Willy Sumantri mengalami luka sobek benda tajam di bagian kepala, tangan kanan dan pinggang bagian kiri biram.

Setelah melihat para korban tak berdaya, pelaku Jainudin Sirait bersama ke-3 temannya melarikan diri dan akhirnya pelaku ditangkap di bilangan Sunggal Kota Medan, setelah 3 pekan kemudian, sedangkan ke-3 temannya saat ini tengah dicari dan telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Satreskrim Polres Asahan.

"Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Mapolres Asahan bersama barang bukti berupa 1 (Satu) buah celana jeans warna biru merek Hydrogen berlumuran darah, 1 (Satu) buah ikat pinggang warna Coklat Merk Jeep dan pelaku dijerat dengan pasal 170 ayat 2 subcribe 351 ayat 3 atau pasal 338 KUH Pidana," kata Kapolres mengakhiri. ***