Minggu, 19 May 2019

Polisi Simalungun Bongkar Jaringan Narkoba


#david, siantar
Para personil Sat Narkoba Polres Simalungun menggagalkan transaksi narkoba di wilayah hukumnya, Sabtu (14/7/2018).

Prestasi petugas Sat Narkoba itu berawal dari penangkapan seorang warga Jalan teratai II Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun bernama Abdul Rifai (17) pada Sabtu (14/7/2018) sekira pukul 20.00 WIB.

“Informasi dari masyarakat menyebutkan akan ada transaksi narkoba di kawasan Jalan Kertas, Nagori Siantar estate Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun. Petugas langsung menyelidiki informasi itu ke lokasi dimaksud,” ungkap Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Juriady Regama Sembiring, di ruang kerjanya, Minggu (15/7/2018).

Hasilnya tak sia-sia. Setelah melakukan pengintaian, petugas Sat Narkoba akhirnya mencurigai gerak-gerik dua pria di lokasi dimaksud. Saat disergap, seorang diantaranya meloloskan diri dengan sepeda motor. Sementara, petugas yang menggeledah Rivai menemukan dua bungkus plastik klip transparan diduga berisi sabu-sabu. “Tersangka mengaku sabu itu dari seorang warga Jalan Rakuta Sembiring Gang Leo Kelurahan Pondok Sayur Kecamatan Siantar Martoba bernama Doni Kusuma,” tuturnya.

Berbekal informasi itu, sejumlah personil menyergap kediaman Doni sekira pukul 21.00 WIB. “Pria berusia 28 tahun itu akhirnya mengaku menyuplai sabu ke Rivai,’ ujar AKP Juriady.

Tersangka Doni juga menyatakan, sabu itu diperolehnya dari Okto Pirngadi Simarmata, warga Jalan Naga Pita, Gang Naga Tujuh Kelurahan Naga Pita Kecamatan Siantar Martoba Kota Siantar. Berselang satu jam kemudian, sejumlah personil menjemput Okto di kediamannya. Meski tidak ditemukan sabu-sabu, namun, Okto mengatakan, mendapatkan barang haram tersebut dari Sahrial alias Brekele (41) warga Jalan Meranti Gang Merbao Kelurahan Kahean Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar. Tanpa menunggu waktu lama, kediaman Sahrial disambangi petugas sekira pukul 23.30 WIB.

“Di rumah tersangka Sahrial, petugas menemukan 12 bungkus kecil plastik klip berisi sabu sabu dan satu sendok terbuat dari pipet atau sedotan,” tutur AKP Juriady menirukan pengakuan tersangka Sahrial.

Ditambahkannya, Sahrial menyebut seseorang bernama Ayah KM sebagai pemasok sabu-sabu yang dijualnya di pasaran. Hingga kini, petugas sat Narkoba Polres Simalungun masih memburu keberadaan Ayah KM tersebut.***