Minggu, 19 May 2019

Polisi Jebak Pengedar Sabu-sabu


#david, simalungun
Naas nasib Heru Syahputra alias Heru (24). Ia dijebak personil Sat Res Narkoba Polres Simalungun yang menyamar menjadi pembeli sabu-sabu, Minggu (29/7/2018) sekira pukul 13.30 WIB.

“Tersangka ditangkap saat bertransaksi sabu-sabu dengan aparat kepolisian yang sengaja menyamar di Kampung Perlanaan Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun,” ungkap Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Juriady Sembiring, di ruang kerjanya, Senin (30/7/2018).

Ia menjelaskan, penangkapan berdasarkan informasi dari masyarakat sekira pukul 11.00 WIB yang menyebutkan warga Desa Proyek Buaya, Dusun VI Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batubara itu akan bertransaksi sabu-sabu. Satu jam berselang, sejumlah personil Sat Narkoba Polres Simalungun bergerak menuju lokasi dimaksud dan melakukan pengintaian.

“Salah seorang anggota Sat Narkoba kemudian menelpon tersangka untuk memesan sabu-sabu. Tersangka menjanjikan bertemu di SPBU kawasan Perlanaan, Simalungun,” tutur AKP Juriady.

Sekira pukul 13.30 WIB, lanjutnya, tersangka muncul bersama seorang rekannya. Namun, situasi SPBU yang ramai mendorong tersangka memindahkan lokasi pertemuan ke Dusun Pondok Akar Kecamatan Bandar, Simalungun. Tak ingin kehilangan targetnya, personil Sat Narkoba menyetujui hal itu. Saat transaksi berlangsung, sejumlah aparat keamanan yang telah mengepung tempat itu segera meringkus Heru. Sementara, rekannya meloloskan diri.

Dihadapan juru periksa, Heru mengakui perbuatannya. Ia menyatakan, sabu-sabu itu milik rekannya yang meloloskan diri. “Dari pengakuan Heru, rekannya yang kabur itu berinisial AY dan bermukim di kawasan Simpang Gambus Kabupaten Batubara,” ujar AKP Juriady.

Turut diamankan, sejumlah barang bukti berupa satu balutan kecil plastik warna biru berisi dua plastik klip sabu-sabu dan satu unit handphone merk Strawberry warna hitam. “Kita masih memburu rekannya untuk memutus jaringan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Simalungun,” tandasnya. ***