Selasa, 21 November 2017

Oknum Satpol PP Binjai Menggunakan Sabu sabu


#sabar-simanjuntak

Sedikitnya enam (6) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Satuan Polisi Pamong Praja Kota Binjai dinyatakan positif menggunakan narkoba. Hasil itu diperoleh Badan Narkotika Nasional BNN  Kota Binjai usai melakukan pemeriksaan urin secara maraton sejak Selasa (10/10) hingga Jum'at (13/10/2017) lalu.

Suasana tenang mendadak berubah menjadi tegang tatkala petugas BNN kota Binjai yang dipimpin langsung Kepala AKBP Safwan Khayat mendatangi Markas Satpol PP Kota Binjai di Jalan Jambi, Binjai Selatan. Pada kesempatan tersebut, tak seutuhnya personel yang berjumlah sekitar 180 orang itu diambil urinnya.

Alhasil, personel Satpol PP yang belum mengeluarkan air seninya untuk diperiksa, diminta datang ke Kantor BNNK Binjai, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Binjai Barat, Kamis (12/10)‎. AKBP Safwan Khayat membenarkan, 6 personel Satpol PP Kota Binjai dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba.

"Yang kemarin ada 6 orang positif. Coba kejar Kasatpol PP," kata Safwan tanpa merinci identitas 6 personel Satpol PP Kota Binjai, Rabu  yang lalu(18/10/2017)‎.

Ketika dikonfirmasi, Kasatpol PP Kota Binjai, Sugiono, Senin(23/10), mulanya ‎mengunci informasi tersebut. "Jadi maksudnya macemana? Siapa yang bilang?," ujarnya.

Namun setelah didesak, dia mengamini hal tersebut. Kata Sugiono, ke 6 anggota saya positif narkoba itu dimintanya untuk rawat jalan.

"Enggak (honor), pegawai," jawabnya saat ditanya status 6 oknum Satpol PP ini ASN atau honorer.

Dia beralasan, rehabilitasi rawat jalan yang dilakukannya itu agar 6 oknum Satpol PP tersebut dapat berubah. Tidak lagi jadi sebagai budak narkotika jenis sabu. Jika memang tidak ada perubahan, lanjut dia, 6 oknum Satpol PP tersebut bakal dipecat.ujar sugiono.

"‎Kalau honor kan gampang pecatnya, kalau pegawai payah, kalau enggak (melalui) pengadilan," ujarnya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Binjai, Agus Supriantono yang menduga tes urine BNN K Binjai ‎lantaran terdeteksi ada pecandu di instansi itu menyatakan, Sugiono selaku pucuk pimpinan di Satpol PP harus menindak tegas ke 6 oknum ASN tersebut. Selain itu, kata dia, Sugiono juga harus memanggil oknum yang terlibat narkoba guna mengklarifikasi tingkah lakunya di luaran sana.

"Kasatpol PP juga harus minta petunjuk kepada atasannya, Wali Kota atau Sekda. Karena itu sudah mencoreng kepemimpinannya. Kasatpol PP harus bertindak tegas atas hal yang terjadi di lingkungan tempat bertugasnya," kata politisi yang akrab disapa Tono ini. ***